Pemkab Batang Dorong UMKM Lokal Meluas ke Pasar Regional
Festival UMKM 2026 di Batang menampilkan 70 stan produk lokal dengan tujuan memperkuat akses pasar dan meningkatkan daya saing usaha kecil daerah.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Karnaval Kuliner dan Festival UMKM 2026 sebagai wadah strategis untuk memperkenalkan hasil produksi lokal kepada masyarakat luas. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di area Jalan Veteran hingga Alun-Alun Batang menampilkan beragam produk unggulan dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang berasal dari berbagai desa di wilayah kabupaten.
Sebanyak 70 stan diperuntukkan bagi UMKM yang bergerak di bidang kerajinan tangan, pangan tradisional, olahan ikan bernilai gizi tinggi, minuman berbahan rempah, serta produk pertanian. Produk khas seperti Batik Rifaiyah dan Batik Batangan turut menjadi sorotan utama, menunjukkan kekayaan budaya dan inovasi lokal yang berkelanjutan. Kegiatan ini bukan hanya ajang promosi, tetapi juga bagian dari strategi pemerintah dalam memperluas jangkauan pasar dan memperkuat daya saing produk daerah.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Batang, Sri Purwaningsih, menegaskan bahwa tujuan utama festival ini adalah mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis lokal. Dengan mengusung tiga pilar utama—memperluas akses pasar, meningkatkan kualitas produk, dan memperkenalkan potensi unggulan ke tingkat regional maupun nasional—pemerintah berharap pelaku usaha dapat memperbesar volume transaksi dan membangun jaringan bisnis yang lebih luas.
Sejumlah kegiatan pendukung turut digelar untuk menarik partisipasi masyarakat, termasuk senam massal, jalan sehat, lomba mewarnai untuk anak-anak TK/SD, pertunjukan marching band, serta fun mini soccer. Kegiatan ini dirancang untuk menciptakan iklim yang inklusif dan mendukung semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anak Krakatau Naik Status Siaga, BPBD Lampung Imbau Waspada
BPBD Lampung menyatakan belum ada dampak abu vulkanik dari Anak Krakatau pasca-erupsi, tetapi masyarakat diminta waspada dan menjauhi radius lima kilometer.
10 Oktober 2026

Kalimantan Jadi Pusat Ekonomi Emas Tiga Negara
Kalimantan diproyeksikan menjadi superhub ekonomi Nusantara melalui kerja sama Indonesia-Malaysia-Brunei untuk mendorong transformasi dan pemerataan pembangunan.
10 Oktober 2026

Transformasi Ekonomi Sirkular Jawa Barat Dorong Pengurangan Sampah dan Emisi
Jawa Barat memperkuat strategi pengelolaan limbah melalui ekonomi sirkular dan program FLOWER untuk turunkan emisi serta tingkatkan efisiensi pangan secara nasional.
10 Oktober 2026

Perempuan Lombok Wujudkan Ekonomi Berkelanjutan Lewat Tenun dan Energi Terbarukan
Program Mina Tenun di Lombok menggabungkan budaya tenun tradisional dengan inovasi energi ramah lingkungan untuk tingkatkan kemandirian ekonomi perempuan.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anwar Ibrahim dan Prabowo Bahas Karhutla Lintas Batas
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.30 WITA

Polisi Dalami Keterlibatan Tiga Orang dalam Kasus Kekerasan Santriwati
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

Kapolda Metro Buka Nomor WA Pribadi untuk Aspirasi Publik
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

PKS Desak DPR Tindak Lanjuti Putusan MK soal Kualifikasi Gibran
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

Kapolda Metro Siapkan Nomor WA Pribadi untuk Layanan Publik
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

Status Kasus TPPO ABK KM Maulana 23 Naik ke Penyidikan
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

MUI Minta Konser Bocelli Dibatalkan karena Dukungan pada Israel
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

Presiden Mesir Tiba di Jakarta, Siap Perkuat Kerja Sama Strategis
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.28 WITA

