Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemkab Bombana Evaluasi Rencana Tambang Emas 191 Hektare

Pemerintah Kabupaten Bombana meninjau ulang rencana pengembangan tambang emas seluas 191 hektare untuk memastikan kesesuaian dengan kebijakan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 23.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Bombana tengah melakukan kajian mendalam terhadap rencana pengembangan tambang emas yang mencakup area seluas 191 hektare. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari proses evaluasi menyeluruh terhadap potensi dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi yang mungkin timbul dari proyek tersebut. Dalam proses ini, dinas terkait bekerja sama dengan lembaga independen untuk memastikan semua aspek terukur dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kajian ini dilakukan setelah munculnya berbagai pertanyaan dari masyarakat dan kelompok advokasi lingkungan terkait keberlanjutan proyek. Pemerintah berkomitmen untuk menjadikan keputusan akhir berbasis data ilmiah dan masukan dari pemangku kepentingan lokal. Fokus utama adalah memastikan bahwa aktivitas pertambangan tidak merusak ekosistem alam, terutama kawasan hutan dan sumber air yang menjadi kebutuhan pokok warga setempat.

Dalam pertemuan dengan perwakilan desa dan tokoh masyarakat, Bupati Bombana menegaskan bahwa keputusan akhir akan diambil setelah proses sosialisasi dan musyawarah yang transparan. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan, serta keberlanjutan kesejahteraan masyarakat. Proyek yang dicanangkan harus memberikan manfaat langsung bagi warga, bukan hanya bagi investor.

Proses evaluasi ini juga mencakup penilaian terhadap rencana pengelolaan limbah, penggunaan sumber daya air, dan rencana pemulihan lahan pasca tambang. Hasil kajian akan menjadi dasar bagi keputusan akhir tentang kelanjutan atau penundaan proyek. Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan yang diambil akan selalu berpihak pada kesejahteraan rakyat dan kelestarian lingkungan hidup.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya