Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemkot Padang Dorong Pengembangan Perikanan Berbasis Ekonomi Kreatif

Pemkot Padang mengusulkan sejumlah program prioritas perikanan ke KKP untuk mendapatkan dukungan APBN 2027, dengan fokus pada revitalisasi fasilitas dan pengembangan kawasan berbasis ekonomi kreatif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 23.27 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 48x dibuka
Pemkot Padang Dorong Pengembangan Perikanan Berbasis Ekonomi Kreatif📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Padang telah mengajukan sejumlah program strategis di sektor perikanan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk mendapatkan alokasi dana APBN tahun anggaran 2027. Usulan ini merupakan bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran daerah, sekaligus menjawab arahan Wali Kota untuk aktif menjajaki pendanaan dari pusat. Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang menjadi pelaksana utama dalam penyusunan dan penyampaian proposal tersebut.

Salah satu prioritas utama yang disampaikan adalah revitalisasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sentra Pengolahan Perikanan (SPP) Pasia Nan Tigo. Rencana ini mendapat respon positif dari KKP, yang menyatakan kesiapan memprioritaskan anggaran dalam APBN 2027. Revitalisasi diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengolahan hasil perikanan, menjaga mutu produk, serta membuka peluang ekspor melalui standarisasi dan peningkatan nilai tambah.

Selain itu, Pemkot Padang mengusulkan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih Tematik di kawasan Batang Arau. Inisiatif ini dirancang sebagai kawasan integratif yang menggabungkan aktivitas perikanan, wisata bahari, kuliner berbasis ikan, dan pelestarian kawasan Kota Tua. Tujuannya tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, tetapi juga mendukung langkah Kota Padang menuju pengakuan sebagai bagian dari jejaring Kota Gastronomi UNESCO.

Pemkot juga mengusulkan program pendukung seperti Mini Recirculating Aquaculture System (Mini RAS), Minapadi, serta pengembangan budi daya rumput laut dan ikan kerapu. Semua program ini dirancang untuk memperluas peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan pangan lokal. KKP menyatakan kesiapan untuk melakukan peninjauan lapangan guna mengevaluasi kelayakan dan potensi dampak dari usulan yang diajukan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya