Pemuda Butuh Wadah Berprestasi di Sektor Kreatif
Forum kreatif di Sulawesi Tenggara menawarkan ruang bagi pemuda untuk mengekspresikan ide dan berprestasi melalui seni, teknologi, dan inovasi lokal.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kembali memperkuat dukungan terhadap potensi generasi muda melalui penyelenggaraan forum kreatif yang menggabungkan seni, teknologi, dan kewirausahaan. Acara ini menjadi wadah strategis bagi pemuda di wilayah tersebut untuk menunjukkan karya dan mengembangkan inovasi yang berakar pada budaya lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga kabupaten utama dan melibatkan lebih dari 500 peserta muda dari berbagai latar belakang pendidikan dan keahlian.
Dalam forum tersebut, peserta ditantang untuk menghasilkan proyek berbasis lokal yang memanfaatkan teknologi digital dan seni visual. Beberapa karya unggulan mencakup aplikasi edukasi berbasis bahasa daerah, instalasi seni digital dari bahan daur ulang, serta film pendek yang mengangkat isu lingkungan dan identitas budaya. Karya terbaik akan dipilih oleh juri independen dan mendapatkan pendanaan awal serta pelatihan lanjutan untuk pengembangan lebih lanjut. Tujuan utamanya adalah menciptakan ekosistem kreatif yang berkelanjutan di tingkat daerah.
Salah satu peserta, Andi Saputra, mahasiswa dari Universitas Halu Oleo, menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa potensi kreatif di Sulawesi Tenggara tidak kalah dengan wilayah lain. “Ini bukan sekadar kompetisi, tapi langkah nyata untuk membangun masa depan bersama. Kami ingin menunjukkan bahwa ide-ide lokal bisa menjadi solusi global,” ujarnya dalam sesi presentasi. Harapan besar ditempatkan pada forum ini sebagai gerbang masuk pemuda ke pasar kreatif nasional dan internasional.
Pemprov Sulawesi Tenggara menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ekonomi kreatif daerah. Dengan pendekatan yang inklusif dan berbasis komunitas, pemerintah ingin menumbuhkan semangat berinovasi tanpa mengabaikan nilai-nilai lokal. Forum ini juga menjadi basis data bagi program pengembangan berkelanjutan, termasuk pelatihan, akses modal, dan kolaborasi dengan sektor swasta.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Dua Perempuan di Bende Berjuang Melawan Sampah demi Kebersihan Lingkungan
Dua perempuan di Bende terus berjuang membersihkan lingkungan dari sampah demi kepentingan warga sekitar.
3 Oktober 2026

Dua Perempuan Tangguh Jaga Kebersihan Kota Kendari
Dua perempuan di Kota Kendari berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan.
3 Oktober 2026

Partai Rakyat Indonesia Sosialisasi Kreatif di Lampu Merah
Kader Partai Rakyat Indonesia melakukan sosialisasi partai di bawah lampu merah sebagai cara kreatif untuk menjangkau masyarakat di Sulawesi Tenggara.
3 Oktober 2026

Mutasi Besar Polri, Kapolda Sultra Tetap Bertahan
Kapolri resmi melakukan mutasi besar-besaran di jajaran perwira tinggi, namun jabatan Kapolda Sulawesi Tenggara tetap dipertahankan tanpa perubahan.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

Sarmuji Ajak Tim Kemenperin Kerja Kolaboratif Tanpa Formalitas Berlebihan
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Suahasil Belum Tetapkan Peran Spesifik Tiga Wamenkeu
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Geo Dipa Tetap di Kemenkeu untuk Dorong Ekosistem Hijau
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA
Sarmuji Resmi Jabat Menperin, Janji Lanjutkan Reformasi Industri
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Inflasi Terkendali, Manufaktur Ekspansi, Neraca Perdagangan Surplus
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Kemenhub Jamin Tiket Pesawat Nataru 2026 Terjangkau
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.49 WITA

Geo Dipa Siapkan Tiga Jalur Pendanaan untuk Ekspansi PLTP
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.48 WITA

Kemenko Baru Dorong Akselerasi Transisi Energi dan Hilirisasi
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.48 WITA

