Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemuda Butuh Wadah Berprestasi di Sektor Kreatif

Forum kreatif di Sulawesi Tenggara menawarkan ruang bagi pemuda untuk mengekspresikan ide dan berprestasi melalui seni, teknologi, dan inovasi lokal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Pemuda Butuh Wadah Berprestasi di Sektor Kreatif📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kembali memperkuat dukungan terhadap potensi generasi muda melalui penyelenggaraan forum kreatif yang menggabungkan seni, teknologi, dan kewirausahaan. Acara ini menjadi wadah strategis bagi pemuda di wilayah tersebut untuk menunjukkan karya dan mengembangkan inovasi yang berakar pada budaya lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga kabupaten utama dan melibatkan lebih dari 500 peserta muda dari berbagai latar belakang pendidikan dan keahlian.

Dalam forum tersebut, peserta ditantang untuk menghasilkan proyek berbasis lokal yang memanfaatkan teknologi digital dan seni visual. Beberapa karya unggulan mencakup aplikasi edukasi berbasis bahasa daerah, instalasi seni digital dari bahan daur ulang, serta film pendek yang mengangkat isu lingkungan dan identitas budaya. Karya terbaik akan dipilih oleh juri independen dan mendapatkan pendanaan awal serta pelatihan lanjutan untuk pengembangan lebih lanjut. Tujuan utamanya adalah menciptakan ekosistem kreatif yang berkelanjutan di tingkat daerah.

Salah satu peserta, Andi Saputra, mahasiswa dari Universitas Halu Oleo, menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa potensi kreatif di Sulawesi Tenggara tidak kalah dengan wilayah lain. “Ini bukan sekadar kompetisi, tapi langkah nyata untuk membangun masa depan bersama. Kami ingin menunjukkan bahwa ide-ide lokal bisa menjadi solusi global,” ujarnya dalam sesi presentasi. Harapan besar ditempatkan pada forum ini sebagai gerbang masuk pemuda ke pasar kreatif nasional dan internasional.

Pemprov Sulawesi Tenggara menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ekonomi kreatif daerah. Dengan pendekatan yang inklusif dan berbasis komunitas, pemerintah ingin menumbuhkan semangat berinovasi tanpa mengabaikan nilai-nilai lokal. Forum ini juga menjadi basis data bagi program pengembangan berkelanjutan, termasuk pelatihan, akses modal, dan kolaborasi dengan sektor swasta.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya