Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemuda China Wujudkan Hoverboard Ala Green Goblin dengan Bantuan AI

Seorang kreator asal Tiongkok berhasil menciptakan hoverboard berbasis listrik yang mampu terbang dan melintasi Sungai Yangtze, didukung oleh asisten AI untuk kontrol keseimbangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 23.03 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 24x dibuka
Pemuda China Wujudkan Hoverboard Ala Green Goblin dengan Bantuan AI📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Seorang pemuda dari provinsi Hubei, Tiongkok, sukses menciptakan alat terbang berbentuk papan yang terinspirasi dari karakter Green Goblin dalam film Spider-Man. Dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan (AI), ia berhasil merancang dan menguji coba hoverboard yang mampu melayang di udara serta menyeberangi sungai besar. Proyek ini diinisiasi oleh Song Xingyu, yang dikenal luas di media sosial sebagai Amazing Ayu, yang mempelajari teknik penerbangan, kontrol dinamis, dan integrasi AI secara mandiri.

Pembuatan alat dimulai dengan versi pertama yang menggunakan lima mesin turbojet untuk menghasilkan dorongan tinggi melalui tekanan gas panas. Meski dirancang untuk mencapai kecepatan hingga 1.000 kilometer per jam dan mampu mengangkut tiga orang, desain tersebut gagal karena desain saluran pembuangan yang terlalu dekat dengan tanah, menyebabkan gas panas terhisap kembali ke saluran masuk dan memicu kebakaran. Dari kegagalan itu, Ayu memutuskan untuk beralih ke sistem listrik.

Ia kemudian mengembangkan versi baru menggunakan sepuluh motor listrik, masing-masing mampu menghasilkan gaya dorong 30 kilogram dengan arus puncak 2.000 ampere. Untuk menjamin stabilitas saat terbang, Ayu memasangkan sensor gyroscope di papan dan menghubungkannya dengan smartphone yang terhubung ke perangkat di pergelangan tangan. Sistem berbasis AI ini memberikan arahan suara secara real-time melalui earphone, membantu pengendara menyesuaikan posisi tubuh dan keseimbangan saat berlatih.

Setelah lebih dari sepuluh hari berlatih, Ayu melakukan uji coba terbang di luar ruangan di kota Badong. Ia berhasil menyeberangi Sungai Yangtze dan mengelilingi jalanan kota, menunjukkan kemampuan alat yang telah disempurnakan. Dalam pernyataannya, Ayu menyatakan bahwa AI bukanlah pengganti manusia, melainkan mitra yang dapat membantu manusia melampaui batas kemampuan fisik dan mental.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya