Pemuda China Wujudkan Hoverboard Ala Green Goblin dengan Bantuan AI
Seorang kreator asal Tiongkok berhasil menciptakan hoverboard berbasis listrik yang mampu terbang dan melintasi Sungai Yangtze, didukung oleh asisten AI untuk kontrol keseimbangan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 23.03 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 24x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Seorang pemuda dari provinsi Hubei, Tiongkok, sukses menciptakan alat terbang berbentuk papan yang terinspirasi dari karakter Green Goblin dalam film Spider-Man. Dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan (AI), ia berhasil merancang dan menguji coba hoverboard yang mampu melayang di udara serta menyeberangi sungai besar. Proyek ini diinisiasi oleh Song Xingyu, yang dikenal luas di media sosial sebagai Amazing Ayu, yang mempelajari teknik penerbangan, kontrol dinamis, dan integrasi AI secara mandiri.
Pembuatan alat dimulai dengan versi pertama yang menggunakan lima mesin turbojet untuk menghasilkan dorongan tinggi melalui tekanan gas panas. Meski dirancang untuk mencapai kecepatan hingga 1.000 kilometer per jam dan mampu mengangkut tiga orang, desain tersebut gagal karena desain saluran pembuangan yang terlalu dekat dengan tanah, menyebabkan gas panas terhisap kembali ke saluran masuk dan memicu kebakaran. Dari kegagalan itu, Ayu memutuskan untuk beralih ke sistem listrik.
Ia kemudian mengembangkan versi baru menggunakan sepuluh motor listrik, masing-masing mampu menghasilkan gaya dorong 30 kilogram dengan arus puncak 2.000 ampere. Untuk menjamin stabilitas saat terbang, Ayu memasangkan sensor gyroscope di papan dan menghubungkannya dengan smartphone yang terhubung ke perangkat di pergelangan tangan. Sistem berbasis AI ini memberikan arahan suara secara real-time melalui earphone, membantu pengendara menyesuaikan posisi tubuh dan keseimbangan saat berlatih.
Setelah lebih dari sepuluh hari berlatih, Ayu melakukan uji coba terbang di luar ruangan di kota Badong. Ia berhasil menyeberangi Sungai Yangtze dan mengelilingi jalanan kota, menunjukkan kemampuan alat yang telah disempurnakan. Dalam pernyataannya, Ayu menyatakan bahwa AI bukanlah pengganti manusia, melainkan mitra yang dapat membantu manusia melampaui batas kemampuan fisik dan mental.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026

Microsoft Perkenalkan Layanan Berlangganan Waktu Bermain Xbox Cloud
Microsoft meluncurkan Xbox Cloud Playtime, layanan streaming game berbasis pembelian durasi waktu tanpa wajib langganan Game Pass, mulai November 2026.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

IKN Tandatangani Kerja Sama Rp4 Triliun untuk Percepatan Pembangunan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Filipina Perkuat Perlindungan Pekerja dari Panas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Danantara Siap Bangun BUMN Tekstil dengan Modal Rp100 T
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 85,8% Progres Fisik
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

Program Satu Orang Satu Rekening Siap Diluncurkan 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

