Penghargaan Energi Subroto 2026 Dibuka untuk Kandidat Inovatif dan Berdampak
Kementerian ESDM kembali menggelar Penghargaan Energi Subroto 2026 sebagai bentuk pengakuan terhadap kontribusi nyata di sektor energi dan mineral melalui lima kelompok kategori berbasis dampak dan keberlanjutan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 15.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Penghargaan Energi Subroto tahun 2026 resmi dibuka sebagai wujud apresiasi tertinggi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terhadap para pelaku dan pemangku kepentingan yang mendorong kemajuan sektor energi dan mineral di Tanah Air. Nama penghargaan ini diambil dari Prof. Subroto, tokoh penting dalam sejarah pertambangan dan energi Indonesia yang pernah menjabat Menteri Pertambangan dan Energi (1978–1988) serta Sekretaris Jenderal OPEC (1988–1994). Sejak 2017, ajang ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi, menegaskan komitmen pemerintah dalam menggali potensi nasional secara berkelanjutan.
Penyelenggaraan tahun ini mengusung pendekatan terintegrasi dengan penekanan pada dampak nyata dan kinerja berkelanjutan. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari efisiensi operasional, transformasi digital, inovasi teknologi, hingga kontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat. Penghargaan diberikan dalam lima kelompok utama: Keunggulan Operasional, Keberlanjutan dan Transisi Energi, Inovasi dan Nilai Tambah, Tata Kelola dan Kepatuhan, serta Partisipasi Publik. Setiap kelompok memiliki kategori spesifik yang mencerminkan berbagai bentuk kontribusi dalam ranah ESDM.
Khusus untuk kategori Partisipasi Publik, dua di antaranya—Tokoh Penggerak Energi dan Tokoh Muda Inspiratif—membuka kesempatan bagi individu untuk mendaftar secara mandiri atau diusulkan oleh pihak lain. Proses seleksi melibatkan kurasi awal, penilaian oleh Dewan Juri, serta presentasi dan wawancara tahap akhir. Dewan Juri yang terdiri dari tokoh-tokoh berpengalaman seperti Prof. Badri Munir Sukoco, Yudi Latief, Luluk Sumiarso, Tri Mumpuni, Dwi Anggia, dan Titin Rosmasari dipilih berdasarkan kompetensi dan rekam jejak di bidang energi dan mineral.
Pendaftaran untuk dua kategori tersebut dibuka hingga 17 Oktober 2026, dengan tahapan pengumuman, pengusulan, kurasi, penjurian, hingga penganugerahan pada 23 Oktober 2026. Proses ini menekankan transparansi, profesionalisme, dan kualitas substantif dari setiap kandidat. Penghargaan ini tidak hanya menjadi pengakuan formal, tetapi juga menjadi pemicu motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sektor energi dan sumber daya mineral yang berkelanjutan dan inklusif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Pemkab Bombana Evaluasi Rencana Tambang Emas 191 Hektare
Pemerintah Kabupaten Bombana meninjau ulang rencana pengembangan tambang emas seluas 191 hektare untuk memastikan kesesuaian dengan kebijakan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
11 Oktober 2026

Festival Literaia 2026 Dorong Hilirisasi Karya Tulis Jadi Produk Kreatif
Festival Literaia 2026 di Museum Nasional Jakarta menjadi ajang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem literasi dan mengembangkan karya tulis menjadi produk kreatif berbasis ekonomi kreatif.
11 Oktober 2026

Weda Bay Resmi Operasikan Pabrik Baterai untuk Ekspor
Proyek hilirisasi nikel di Weda Bay, Halmahera Tengah, mulai beroperasi komersial dengan fokus produksi baterai kendaraan listrik dan komponen energi terbarukan, menandai pencapaian penting dalam transformasi ekonomi berbasis sumber daya alam.
11 Oktober 2026

Pemerintah Percepat Hilirisasi Nikel di Weda Bay
Pemerintah resmi meluncurkan 11 proyek hilirisasi nikel di Weda Bay, Maluku Utara, dengan nilai investasi Rp180 triliun, guna tingkatkan nilai tambah dan dorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Kuat Menunjukkan Daya Beli Masyarakat Tetap Kokoh
Senin, 12 Oktober 2026, 15.28 WITA

Mendagri dan Mentan Perkuat Sinergi Swasembada Pangan Melalui BPP
Senin, 12 Oktober 2026, 15.27 WITA

IHSG Terkoreksi 1% di Awal Sesi, Tekanan Global Picu Pelemahan
Senin, 12 Oktober 2026, 15.27 WITA

IHSG Melemah 1% Akibat Tekanan Sektor Utama
Senin, 12 Oktober 2026, 15.27 WITA

MedcoEnergi Perkuat Posisi di Kutai dengan Akuisisi 10% Aset Gas Eni
Senin, 12 Oktober 2026, 15.27 WITA

IHSG Terpuruk 2% di Sesi I Akibat Tekanan Jual Luas
Senin, 12 Oktober 2026, 15.27 WITA

ASII Perkuat Kendali di AUTO Lewat Tender Sukarela
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

China Perkuat Cadangan Emas, Dorong Stabilitas Ekonomi Global
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

