Penghargaan Energi Subroto 2026 Dibuka untuk Kontributor di Sektor ESDM
Kementerian ESDM kembali menggelar Penghargaan Energi Subroto 2026 sebagai bentuk pengakuan terhadap kinerja nyata di bidang energi dan sumber daya mineral, dengan lima kelompok kategori dan proses seleksi terbuka hingga 17 Oktober.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 15.49 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 77x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Penghargaan Energi Subroto tahun 2026 resmi dibuka sebagai wujud apresiasi tertinggi bagi pelaku sektor energi dan sumber daya mineral yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Penghargaan ini mengambil nama dari Prof. Subroto, tokoh penting dalam sejarah pertambangan dan energi Indonesia yang pernah menjabat Menteri Pertambangan dan Energi (1978–1988) serta Sekretaris Jenderal OPEC (1988–1994). Sejak pertama kali digelar pada 2017, ajang ini menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Pertambangan dan Energi, menegaskan komitmen pemerintah terhadap penghargaan berbasis kinerja dan dampak.
Pada tahun ini, sistem penilaian diperkuat dengan pendekatan berbasis dampak dan integrasi lintas sektor. Lima kelompok utama mencakup keunggulan operasional, keberlanjutan dan transisi energi, inovasi serta nilai tambah, tata kelola dan kepatuhan, serta partisipasi publik. Setiap kelompok dirancang untuk mengakomodasi beragam kontribusi, mulai dari kinerja produksi minyak dan gas, proyek energi terbarukan, transformasi digital, hingga program pengembangan masyarakat dan dekarbonisasi. Penilaian dilakukan secara komprehensif, memperhatikan aspek kinerja, keberlanjutan, dan pengaruh terhadap lingkungan serta sosial.
Khusus untuk kategori Tokoh Penggerak Energi dan Tokoh Muda Inspiratif, pendaftaran terbuka bagi individu maupun usulan dari pihak lain. Masa pendaftaran berlangsung dari 7 hingga 17 Oktober 2026, setelah itu dilakukan kurasi dan penilaian oleh Dewan Juri yang terdiri dari para ahli di bidang ESDM, termasuk Prof. Badri Munir Sukoco, Yudi Latief, Luluk Sumiarso, Tri Mumpuni, Dwi Anggia, dan Titin Rosmasari. Setiap finalis akan menjalani proses mendalam melalui presentasi dan wawancara guna menilai kredibilitas dan kontribusi nyata terhadap sektor energi.
Penganugerahan penghargaan dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026, setelah proses penjurian selesai dilakukan pada 20–21 Oktober. Seluruh kandidat yang lolos seleksi akan diproses secara transparan dan profesional, dengan sistem penilaian yang berbasis bukti dan kinerja. Masyarakat dan pelaku industri diberi kesempatan untuk ikut serta dalam proses penghargaan ini melalui platform resmi, menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem energi yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rantai Pasok Tangguh Kunci Optimalisasi Nilai Mineral Kritis
Investasi terkoordinasi dan rantai pasok yang kuat menjadi kunci utama untuk mengeksploitasi nilai tambah tinggi dari mineral kritis di Indonesia.
24 Oktober 2026

Antam Siap Kelola Tambang Emas Baru di Papua
Pemerintah menutup operasional tambang emas PT Kristalin Eka Lestari di Nabire dan menyerahkan kawasan seluas 275,36 hektare kepada PT Aneka Tambang Tbk untuk pengelolaan berkelanjutan.
24 Oktober 2026

ANTAM Perkuat Fondasi Bisnis untuk Nilai Tambah Jangka Panjang
Perusahaan tambang nasional mencatatkan pertumbuhan signifikan di semester pertama 2026, dengan pendapatan Rp62,71 triliun dan laba naik 34%, seiring fokus pada hilirisasi dan optimalisasi operasional.
24 Oktober 2026

Bahlil Usung PNBP Batu Bara Rp165 T untuk Tutup Defisit BBM
Menteri ESDM membidik penerimaan negara bukan pajak dari batu bara tembus Rp165 triliun pada 2026, lebih tinggi dari target APBN, demi menopang defisit subsidi BBM.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

