Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penghargaan Energi Subroto 2026 Dorong Kontribusi Nyata di Sektor ESDM

Penghargaan Energi Subroto 2026 kembali digelar sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi konkret di bidang energi dan sumber daya mineral, dengan lima kelompok kategori dan penilaian berbasis dampak.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 21.18 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Penghargaan Energi Subroto 2026 Dorong Kontribusi Nyata di Sektor ESDM📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Penghargaan Energi Subroto tahun 2026 kembali diselenggarakan sebagai wujud apresiasi tertinggi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terhadap pihak-pihak yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan sektor energi dan pertambangan di Tanah Air. Nama penghargaan ini diambil dari Prof. Subroto, tokoh penting dalam sejarah energi dan pertambangan Indonesia yang pernah menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi (1978–1988) serta Sekretaris Jenderal OPEC (1988–1994). Sejak 2017, penghargaan ini menjadi bagian integral dari peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi, menegaskan komitmen terhadap peningkatan kualitas sektor strategis nasional.

Pada tahun 2026, penghargaan diperluas dengan pendekatan yang lebih terintegrasi, menekankan dampak nyata dari setiap kontribusi. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari kinerja operasional, keberlanjutan energi, inovasi teknologi, tata kelola yang baik, hingga partisipasi masyarakat. Lima kelompok utama telah ditetapkan, masing-masing mencerminkan peran strategis dalam transformasi sektor ESDM. Di antaranya adalah keunggulan operasional, transisi menuju energi bersih, inovasi dan nilai tambah, tata kelola dan kepatuhan, serta pengakuan terhadap tokoh-tokoh publik yang turut menggerakkan sektor energi.

Kategori yang diperlombakan mencakup berbagai bidang khusus, seperti kinerja terbaik dalam produksi minyak dan gas, proyek energi terbarukan, inisiatif dekarbonisasi, transformasi digital, hilirisasi sumber daya, serta pengembangan SDM dan pengetahuan. Untuk kategori partisipasi publik, empat poin utama ditetapkan, termasuk Tokoh Penggerak Energi, Tokoh Energi Inspiratif, dan Tokoh Muda Inspiratif. Setiap nominasi melalui proses seleksi ketat, dimulai dari pengumpulan data, kurasi, hingga penilaian akhir oleh dewan juri yang terdiri dari para ahli di bidang energi dan pertambangan.

Dewan juri yang menentukan pemenang terdiri dari Prof. Badri Munir Sukoco, Yudi Latief, Luluk Sumiarso, Tri Mumpuni, Dwi Anggia, dan Titin Rosmasari—para profesional dengan rekam jejak kuat di bidang ESDM. Proses penilaian dilakukan secara objektif, melibatkan presentasi dan wawancara langsung dengan finalis. Untuk dua kategori khusus, pendaftaran dan pengusulan dapat dilakukan hingga 17 Oktober 2026, dengan pengumuman pemenang dijadwalkan pada 23 Oktober 2026, setelah serangkaian tahapan penilaian yang berlangsung secara terstruktur dan transparan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya