Jumat, 2 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penghargaan untuk Kolaborasi Jangka Panjang di IPIP Pomalaa

Komisaris media lokal berikan sertifikat penghargaan kepada manajemen Huayou Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama publikasi dan kontribusi IPIP Pomalaa sebagai pusat hilirisasi baru di Sultra.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 09.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Penghargaan untuk Kolaborasi Jangka Panjang di IPIP Pomalaa📷 MediaKendari

Kendari, ıNarasikita - Komisaris PT Kendari Mediatama Group, Fenny Anggrainy Natakusuma Sudirman, secara resmi menyerahkan sertifikat penghargaan kepada perwakilan manajemen Huayou Indonesia di lokasi Kawasan Industri Pomalaa Indonesia Industrial Park (IPIP), Kabupaten Kolaka. Penyerahan dilakukan dalam rangka mengapresiasi kerja sama publikasi jangka panjang antara media lokal dengan industri di kawasan tersebut, khususnya perusahaan konsorsium Huayou Cobalt yang beroperasi di IPIP. Acara ini juga menjadi forum diskusi terbuka bertema “Lebih Dekat Dengan IPIP Sebagai Kawasan Industri dan Pusat Hilirisasi Baru di Sulawesi Tenggara”, dipandu oleh host Mayang Andini.

Rheza, perwakilan merek IPIP, menegaskan bahwa kawasan industri yang berlokasi di Pomalaa bukanlah tambang atau smelter, melainkan kawasan yang dirancang sebagai ekosistem industri terpadu. Ia menjelaskan bahwa IPIP sendiri mulai direncanakan sejak 2022, sebagai bagian dari ekspansi perusahaan induk Huayou yang telah hadir di Indonesia sejak 2018 melalui proyek di Morowali dan Weda Bay. “Kami menyediakan infrastruktur lahan dan fasilitas pendukung, lalu mengundang tenant—baik perusahaan maupun fasilitas pendukung seperti perumahan karyawan—untuk beroperasi di dalamnya,” ujar Rheza, menekankan peran IPIP sebagai ‘mal industri’ yang menampung berbagai pelaku ekonomi.

Dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat sekitar menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan IPIP. Rexma, perwakilan ESG IPIP, menyatakan bahwa kehadiran kawasan industri ini telah mendorong peningkatan nilai tambah dari hasil mineral lokal dan mendorong tumbuhnya sektor ekonomi mikro. Banyak pelaku usaha kecil menengah (UMKM), rumah makan, serta layanan pendukung lainnya bermunculan di sekitar area industri. Belladina, perwakilan media IPIP, menambahkan bahwa dalam waktu dua hingga tiga tahun sejak pembangunan dimulai, banyak usaha baru bermunculan, termasuk brand besar seperti Hasco, serta menjamurnya tempat kos-kosan untuk karyawan.

Kehadiran IPIP diharapkan menjadi pusat hilirisasi baru yang mampu membawa dampak ekonomi luas bagi masyarakat Kabupaten Kolaka dan wilayah Sulawesi Tenggara secara keseluruhan. Melalui kolaborasi dengan media lokal, IPIP juga menunjukkan komitmen untuk transparansi dan keterlibatan publik dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan. Penghargaan yang diberikan menjadi simbol pengakuan atas sinergi antara sektor swasta, media, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis sumber daya alam lokal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya