Penjualan Daihatsu Naik 10 Persen di Kuartal III 2026
Daihatsu mencatatkan peningkatan penjualan ritel sebesar 10 persen pada kuartal ketiga 2026, mencapai 37.167 unit, didorong dominasi tiga model utama.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 15.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Penjualan ritel mobil Daihatsu pada periode Juli hingga September 2026 berhasil tumbuh 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan capaian total sebanyak 37.167 unit. Angka ini menunjukkan kinerja positif yang didukung oleh permintaan pasar yang terus berkembang, terutama di segmen kendaraan komersial dan keluarga. Peningkatan ini menjadi bukti kepercayaan konsumen terhadap produk-produk yang ditawarkan oleh pabrikan asal Jepang tersebut.
Tiga model unggulan menjadi penopang utama pertumbuhan penjualan. Gran Max Series menjadi kontributor terbesar dengan pencapaian 19.082 unit, menyumbang 51 persen dari total penjualan, meningkat 11 persen dibandingkan kuartal ketiga 2025. Di posisi kedua, lini LCGC yang terdiri dari Ayla dan Sigra membukukan penjualan 11.023 unit, atau naik 9 persen secara tahunan, memberikan kontribusi sebesar 30 persen. Sementara itu, model Terios mencatatkan penjualan 3.847 unit, tumbuh 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan kontribusi 10 persen terhadap total penjualan.
Pada bulan September 2026, kinerja penjualan Daihatsu kembali menunjukkan tren positif dengan total penjualan sebesar 12.317 unit, naik 8 persen dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya. Gran Max Series kembali menjadi yang teratas dengan 6.489 unit, meningkat 5 persen dari periode yang sama tahun lalu dan menyumbang 53 persen dari total penjualan bulanan. Lini LCGC mencatat penjualan 3.494 unit, naik 10 persen, sedangkan Terios melonjak 12 persen dibandingkan September 2025 dengan capaian 1.293 unit.
Kenaikan penjualan tersebut dianggap mencerminkan respons pasar terhadap kebutuhan mobilitas yang semakin beragam, baik untuk keperluan komersial maupun domestik. Peningkatan ini juga menjadi indikator kuat terhadap daya tarik produk Daihatsu di tengah persaingan pasar yang ketat. Dengan dukungan model-model yang telah terbukti efektif dalam memenuhi kebutuhan konsumen, perusahaan optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan di kuartal berikutnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

As Roda Omoda 5 Copot di Malaysia, Chery Lakukan Recall 600 Unit
Insiden as roda belakang Omoda 5 terlepas di Malaysia memicu recall menyeluruh terhadap 600 unit akibat kesalahan kalibrasi mesin pengelasan.
7 Oktober 2026

Honda 0 Alpha EV Siap Meluncur di India Akhir Tahun Ini
Honda menguji coba SUV listrik 0 Alpha di Rajasthan, India, dengan target peluncuran akhir 2024 atau awal 2027, sebagai bagian dari strategi ekspansi pasar global.
7 Oktober 2026
Omoda 5 Kembali Dicurigai Masalah As Roda, Insiden Baru di Malaysia
Mobil Chery Omoda 5 kembali jadi perbincangan setelah video as roda belakang patah dan terlepas di jalan Malaysia, menambah catatan kekhawatiran atas kualitas komponen kendaraan asal Tiongkok tersebut.
7 Oktober 2026

Chery Periksa Penyebab As Roda Omoda 5 Terlepas di Malaysia
Chery Indonesia memantau insiden as roda belakang Omoda 5 terlepas di Malaysia dan imbau konsumen lakukan perawatan rutin di bengkel resmi.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

H. Amir Resmikan Lapangan Voli Baru di Konawe, Buka Turnamen Penuh Kejutan
Rabu, 7 Oktober 2026, 16.38 WITA

Seniman Asal Tonggouna Konawe Sukses Lukis Logo Partai Rakyat Indonesia
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.58 WITA

Seniman Menyelesaikan Logo Partai Rakyat Indonesia
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.58 WITA

Otak Tetap Sehat Meski Usia Bertambah
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.35 WITA

Pilih Paspor 5 atau 10 Tahun? Ini Perbedaan Biaya dan Manfaatnya
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.33 WITA

Minuman Harian Berdampak pada Kesehatan Mental
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.32 WITA

Data Center AI dan Konsumsi Air: Fakta yang Perlu Dipahami
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.26 WITA

Super El Niño 2026–2027 Ancam Ketahanan Pangan dan Stabilitas Ekonomi
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.26 WITA

