Pertamina Tambang 3.000 KL Pertalite Atasi Antrean di Manado
Pertamina Patra Niaga menambah pasokan 3.000 kiloliter Pertalite melalui IT Bitung untuk menangani antrean panjang di SPBU Manado dan sekitarnya.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 12.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 100x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pasokan bahan bakar minyak bersubsidi dengan menambah 3.000 kiloliter Pertalite di wilayah Manado dan sekitarnya. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap lonjakan permintaan yang menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU, terutama di kawasan strategis dan padat penduduk. Penambahan stok dilakukan melalui kapal MT Naura yang mengangkut bahan bakar dari Integrated Terminal Bitung, memastikan distribusi lebih cepat dan merata.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan bahwa penambahan pasokan merupakan bagian dari strategi jangka pendek dan menengah untuk menstabilkan ketersediaan BBM bersubsidi. Ia menekankan bahwa pihaknya terus berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum guna memastikan distribusi berjalan optimal dan tidak terjadi penimbunan atau penyimpangan.
Selain memperbesar volume pasokan, Pertamina juga meningkatkan operasional SPBU dengan mengerahkan petugas khusus untuk mengatur antrean dan memastikan alur pelayanan berjalan lancar. Pengawasan terhadap distribusi dilakukan secara intensif, termasuk pemantauan real-time untuk mencegah penyebaran informasi salah atau kepanikan yang berpotensi memperparah situasi.
Pihak perusahaan mengimbau masyarakat untuk membeli Pertalite sesuai kebutuhan pribadi dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Langkah ini dinilai penting agar stok tetap tersedia bagi semua pengguna, terutama di masa-masa tertentu yang cenderung tinggi permintaannya. Dengan demikian, distribusi dapat berjalan merata dan masyarakat tidak perlu menunggu lama di SPBU.
Pertamina menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan BBM bersubsidi secara stabil di seluruh wilayah operasionalnya. Penambahan pasokan dan peningkatan layanan ini merupakan upaya nyata dalam mendukung kebutuhan masyarakat sehari-hari serta menjaga stabilitas pasokan di tengah dinamika permintaan yang fluktuatif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rantai Pasok Tangguh Kunci Optimalisasi Nilai Mineral Kritis
Investasi terkoordinasi dan rantai pasok yang kuat menjadi kunci utama untuk mengeksploitasi nilai tambah tinggi dari mineral kritis di Indonesia.
24 Oktober 2026

Antam Siap Kelola Tambang Emas Baru di Papua
Pemerintah menutup operasional tambang emas PT Kristalin Eka Lestari di Nabire dan menyerahkan kawasan seluas 275,36 hektare kepada PT Aneka Tambang Tbk untuk pengelolaan berkelanjutan.
24 Oktober 2026

ANTAM Perkuat Fondasi Bisnis untuk Nilai Tambah Jangka Panjang
Perusahaan tambang nasional mencatatkan pertumbuhan signifikan di semester pertama 2026, dengan pendapatan Rp62,71 triliun dan laba naik 34%, seiring fokus pada hilirisasi dan optimalisasi operasional.
24 Oktober 2026

Bahlil Usung PNBP Batu Bara Rp165 T untuk Tutup Defisit BBM
Menteri ESDM membidik penerimaan negara bukan pajak dari batu bara tembus Rp165 triliun pada 2026, lebih tinggi dari target APBN, demi menopang defisit subsidi BBM.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

