Pesawat Emirates Tertunda 15 Jam Usai Tabrak Burung di Delhi
Penerbangan Emirates dari Delhi ke Dubai tertunda lebih dari 15 jam akibat tabrakan dengan burung saat mendarat, disebabkan maraknya penjual daging terbuka di sekitar bandara.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 21.06 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 85x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Penerbangan Emirates EK517 yang seharusnya berangkat dari Bandara Internasional Indira Gandhi, Delhi, pada Sabtu (17/10) pukul 16.25 waktu setempat, mengalami penundaan hingga lebih dari 15 jam. Insiden terjadi saat pesawat melakukan proses pendaratan dari Dubai, Uni Emirat Arab, dan mengalami benturan dengan burung yang mengakibatkan kerusakan teknis pada sistem penerbangan. Akibatnya, pesawat tidak dapat langsung kembali terbang tanpa proses perbaikan mendesak.
Tim teknis maskapai langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat sebelum dinyatakan layak terbang kembali. Prosedur keselamatan ini menjadi alasan utama penundaan, yang akhirnya dijadwalkan ulang pada Minggu (18/10) pagi pukul 07.00 waktu setempat. Pihak Emirates menyatakan bahwa insiden tersebut bukan disebabkan oleh kesalahan operasional, melainkan faktor eksternal yang terkait dengan lingkungan sekitar bandara.
Dalam pernyataan resmi, Emirates menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak dan memastikan seluruh kebutuhan logistik, termasuk akomodasi hotel, telah ditanggung. Meskipun jumlah pasti penumpang yang terkena dampak tidak diungkapkan, perusahaan menegaskan bahwa semua penumpang yang terlantar telah mendapatkan dukungan penuh selama masa penundaan.
Peningkatan insiden tabrakan burung dengan pesawat di Delhi tercatat signifikan dalam dua tahun terakhir. Hasil rapat Komite Manajemen Lingkungan Lapangan Terbang (AEMC) bulan lalu menyoroti dua faktor krusial: pengelolaan sampah yang buruk serta maraknya penjual daging terbuka di sekitar area bandara. Kondisi ini diyakini menjadi daya tarik utama bagi burung untuk berkumpul di dekat lintasan pesawat, meningkatkan risiko tabrakan saat lepas landas dan mendarat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Ai Lian Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Perayaan Khusus di Chongqing
Panda raksasa Ai Lian merayakan ulang tahun ke-7 di Taman Tematik Locajoy, Chongqing, dengan menu spesial dan kehadiran pengunjung.
24 Oktober 2026

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Menteri Perang AS melarang keras anggota militer menggunakan informasi sensitif untuk bertaruh di platform prediksi, setelah skandal keuntungan miliaran dari taruhan berbasis intelijen.
24 Oktober 2026

Iran Diklaim Perkuat Aksi Target Warga AS di Berbagai Wilayah
Intelijen AS memperingatkan peningkatan upaya Iran menargetkan warga negara Amerika di Timur Tengah dan sejumlah negara lain, menyusul meningkatnya ketegangan bilateral.
24 Oktober 2026

Jajak Pendapat Akhir Sebelum Pemilu Israel Tunjukkan Kekuatan Oposisi Melonjak
Jajak pendapat terbaru menunjukkan blok Netanyahu anjlok ke 48 kursi, sementara oposisi Yahudi naik ke 54 kursi, menandai pergeseran signifikan menjelang pemilu 27 Oktober.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

