Petir Picu Padam Listrik, Ini Mekanisme Perlindungannya
Sambaran petir menyebabkan listrik padam karena sistem proteksi otomatis memutus aliran untuk mencegah kerusakan lebih luas.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 23.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Ketika petir menyambar wilayah perkotaan atau perbatasan jaringan distribusi, sering kali terjadi pemadaman listrik mendadak. Fenomena ini bukan selalu disebabkan oleh kerusakan permanen, melainkan sebagai respons cepat dari sistem perlindungan yang dirancang untuk menangani lonjakan tegangan. Energi petir yang sangat tinggi dapat memicu lonjakan arus pada saluran transmisi atau distribusi, sehingga memicu perangkat proteksi bekerja secara otomatis.
Sistem kelistrikan modern dilengkapi dengan berbagai alat deteksi, seperti relay dan pemutus sirkuit (circuit breaker), yang mampu mengenali kondisi abnormal dalam mikrodetik. Saat petir mengenai atau berdekatan dengan saluran, perangkat ini langsung memutus aliran listrik pada bagian yang terganggu. Tujuannya bukan hanya melindungi peralatan, tetapi juga mencegah bahaya yang lebih besar, seperti kebakaran atau kerusakan jaringan menyeluruh.
Padamnya listrik sesaat setelah petir tidak selalu berarti ada kerusakan fisik. Banyak kasus, listrik kembali menyala dalam hitungan detik karena proses isolasi dan pemulihan otomatis berjalan lancar. Perangkat proteksi mampu menangani gangguan dalam waktu singkat, bahkan tanpa perlu intervensi manual. Dalam banyak kasus, pemadaman pendek justru menandakan kinerja sistem yang efektif.
Namun, tidak semua pemadaman akibat petir bersifat sementara. Jika sambaran mengenai langsung gardu, transformator, atau tiang listrik, maka kerusakan fisik bisa terjadi. Di sisi lain, angin kencang dan hujan deras yang menyertai badai petir juga menjadi faktor utama, seperti tumbangnya pohon yang mengenai kabel. Dalam kondisi seperti ini, sistem proteksi tetap bekerja sebagai pengaman, meskipun penyebab utama kerusakan adalah faktor cuaca.
Pemahaman terhadap mekanisme ini penting agar masyarakat tidak langsung menyalahkan penyedia listrik saat terjadi pemadaman saat hujan. Padamnya listrik saat petir bukan selalu tanda kegagalan jaringan, melainkan bagian dari sistem perlindungan yang dirancang untuk menjaga keselamatan dan stabilitas pasokan listrik secara menyeluruh.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Podcast Indonesia Melesat Lewat Konten Lokal dan Format Video
Podcast di Indonesia kini menjadi medium utama bagi beragam narasi, didukung transformasi digital dan popularitas konten video yang meningkat tajam.
5 Oktober 2026

Earphone Saat Petir: Bahaya Nyata atau Mitos?
Penggunaan earphone saat petir tidak meningkatkan risiko tersambar, tetapi koneksi ke sumber listrik dan lokasi menjadi faktor penentu keselamatan.
5 Oktober 2026

5 Data Pribadi yang Harus Dijaga Ketat di Media Sosial
Sebanyak 61,3 persen pengguna media sosial di Indonesia membagikan nomor ponsel, meningkatkan risiko penyalahgunaan data pribadi.
5 Oktober 2026

Huawei Watch GT 7 Series Siap Meluncur di Indonesia Akhir Oktober
Huawei Watch GT 7 Series akan mulai dipasarkan di Indonesia pada 7 Oktober 2026 dengan tiga varian, fokus pada kesehatan, olahraga, dan daya tahan baterai hingga 21 hari.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pencegahan PMI Non-Prosedural Capai 6.555 Orang dalam Dua Tahun
Senin, 5 Oktober 2026, 23.24 WITA

KPK Periksa Kakak Ridwan Kamil Terkait Mobil Volvonya
Senin, 5 Oktober 2026, 23.23 WITA

AI Dorong Transformasi Distribusi Informasi Publik
Senin, 5 Oktober 2026, 23.23 WITA

Polisi Prioritaskan Pemulihan Korban Penganiayaan ABK KM Maulana 23
Senin, 5 Oktober 2026, 23.23 WITA

Prabowo Sorakkan Gol Pertama Indonesia di Final ASEAN Cup
Senin, 5 Oktober 2026, 23.22 WITA

Dua Ekor Harimau Sumatra Lahir di Amerika, Jadi Langkah Bersejarah Konservasi
Senin, 5 Oktober 2026, 23.07 WITA

Harga Mobil Listrik di Indonesia Per Oktober 2026 Terus Meluas
Senin, 5 Oktober 2026, 23.06 WITA

Hybrid Toyota Harus Pakai BBM Oktan di Atas 90
Senin, 5 Oktober 2026, 23.06 WITA

