Selasa, 6 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Petugas Rutan Depok Diperiksa Terkait Sabu dan Musik dalam Video Viral

Dua petugas rutan Depok diperiksa polisi menyusul video viral pesta narkoba di dalam sel, dengan dugaan mereka menyediakan sabu dan alat musik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 09.07 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Petugas Rutan Depok Diperiksa Terkait Sabu dan Musik dalam Video Viral📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kepolisian Metro Depok telah memulai pemeriksaan terhadap dua pegawai rutan yang diduga terlibat dalam kasus dugaan pesta narkoba di dalam sel, menyusul viralnya rekaman yang menampilkan sekelompok pria berjoget sambil menggunakan sabu. Kapolres Metro Depok, Kombes Christian Rony Putra, menyatakan bahwa penyelidikan fokus pada asal muasal narkoba yang muncul di lingkungan rutan, termasuk peran masing-masing oknum dalam menyuplai barang haram dan peralatan hiburan.

Dari hasil pendalaman awal, petugas yang bertugas sebagai pengendali akses di dalam rutan diduga menjadi penyedia sabu, sementara satu lainnya diduga menyediakan alat musik yang digunakan selama kegiatan tersebut. Meski belum ada bukti konklusif, polisi menegaskan bahwa pemeriksaan akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tanggung jawab dan proses administratif yang sesuai.

Hasil tes urine terhadap kedua petugas menunjukkan negatif narkoba, sehingga tidak ditemukan indikasi penggunaan langsung. Namun, penggeledahan yang dilakukan pada 4 Oktober tidak menemukan barang bukti sabu, karena narkoba tersebut diduga sudah digunakan sebelumnya pada 27 September. Pihak kepolisian menyatakan bahwa temuan ini tetap menjadi bagian dari proses penyelidikan yang berkelanjutan.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) telah mengonfirmasi bahwa ada oknum pegawai yang turut membantu menyediakan narkoba dan alat-alat hiburan dalam kejadian tersebut. Inspektur Jenderal Rudi Setiawan menyampaikan bahwa pihaknya sedang mendalami kasus ini secara internal dan akan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat. Sanksi yang diberikan akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan pertimbangan dari Kepala Rutan Depok.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya