Polda Sumsel Kerahkan 300 Personel Hadapi Karhutla di OKI
Polda Sumsel menyiapkan 300 personel Brimob untuk memperkuat pemadaman karhutla di kawasan Suaka Margasatwa Padang Sugihan, pertimbangkan arah angin dan risiko asap ke Palembang.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 21.19 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 39x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan telah menyiapkan 300 personel dari Brigade Mobil untuk diterjunkan ke wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir, khususnya di kawasan Suaka Margasatwa Padang Sugihan, sebagai respons terhadap kebakaran hutan dan lahan yang mengancam ekosistem dan habitat satwa dilindungi. Keputusan ini diambil setelah evaluasi situasi lapangan dan analisis perkembangan angin dari arah tenggara serta timur yang berpotensi membawa asap ke kota Palembang.
Personel yang dikerahkan terdiri atas 200 personel BKO dari Mabes Polri dan 100 personel Brimob Polda Sumsel, yang akan beroperasi secara intensif di tujuh posko aktif yang dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam. Titik-titik rawan seperti TP950, TP947, serta Posko Pangkalan Jirambah menjadi fokus utama karena tingginya risiko kebakaran yang kembali muncul. Koordinasi langsung dengan BKSDA dilakukan untuk memastikan penempatan personel sesuai kebutuhan lapangan dan akses ke lokasi terpencil.
Selain penambahan personel, operasi pemadaman juga didukung oleh fasilitas pendukung seperti 329 gulung selang pemadam berukuran 30 meter serta tangki air darurat jenis collapsible tank untuk menopang pasokan air. Kondisi lahan yang sangat kering menjadi tantangan besar, karena potensi munculnya titik api baru masih tinggi meski area sebelumnya telah dipadamkan. Sumber api baru bisa muncul akibat gesekan kayu di lingkungan yang kering ekstrem.
Operasi pengeboman air atau water bombing juga dilakukan sebanyak lima kali terbang untuk menjangkau area yang sulit diakses oleh tim darat. Dukungan operasional ini merupakan bagian dari upaya terpadu yang melibatkan Polri, BNPB, dan instansi terkait lainnya. Polda Sumsel menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak hanya soal pemadaman, tetapi juga pencegahan melalui patroli, edukasi masyarakat, serta penegakan hukum bersama kejaksaan terhadap pelaku pembakaran liar.
Kepolisian menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani bencana asap akibat karhutla. Dengan total 1.372 personel yang telah dikerahkan, termasuk 206 personel Brimob dari Kapolri dan 11 personel Dokkes, upaya pemadaman terus dioptimalkan. Polda Sumsel menegaskan bahwa semua elemen masyarakat dan instansi di wilayah Sumatera Selatan harus bersinergi untuk mencegah perluasan kebakaran dan melindungi lingkungan serta kesehatan publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Operasi gabungan di Jayapura menyita 10 kilogram ganja, senjata api, dan senjata tajam, serta menangkap 10 orang, termasuk warga negara Papua Nugini.
24 Oktober 2026

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat membatalkan putusan KPPU terhadap 97 penyelenggara pinjaman daring karena dinilai melanggar doktrin tindakan negara dan tidak memenuhi kriteria pasar bersangkutan.
24 Oktober 2026

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Presiden Lee Jae Myung memicu kontroversi dengan mengacu pada respons AI Gemini untuk membela kehadiran kepala lembaga investigasi dalam rapat kabinet, memicu reaksi keras dari oposisi.
24 Oktober 2026

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Menteri Koordinator Hukum menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap wacana perubahan definisi korupsi yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

