Potensi Hujan Lebat di 19 Wilayah, BMKG Imbau Waspada
BMKG memperingatkan hujan lebat hingga angin kencang di 19 daerah, termasuk sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara, akibat aktivitas konvektif dan dinamika atmosfer yang meningkat.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 12.18 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk sebagian besar wilayah Sulawesi Tenggara, berpotensi mengalami hujan dengan intensitas rendah hingga menengah dalam rentang 0–150 mm per dasarian hingga awal Oktober 2026. Meski curah hujan secara umum tidak ekstrem, kondisi atmosfer yang aktif memicu peningkatan aktivitas konvektif, terutama di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan bagian tengah serta selatan Sulawesi.
Prediksi ini didukung oleh sejumlah fenomena atmosfer, termasuk gelombang Rossby Ekuatorial dan MJO (Madden-Julian Oscillation), yang berkontribusi pada pembentukan awan hujan secara regional. Selain itu, terbentuknya sirkulasi siklonik di Laut Cina Selatan bagian timur Vietnam dan Samudra Pasifik timur Filipina serta utara Papua turut memperkuat potensi hujan lokal. Kombinasi kelembapan tinggi dan kecepatan angin permukaan yang melampaui 25 knot menjadi pemicu utama terjadinya hujan disertai angin kencang.
Daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat mencakup Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Timur, Tengah, dan Utara, serta Sulawesi Barat. Di sisi lain, wilayah seperti Bali, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Papua Selatan juga perlu mewaspadai angin kencang.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah rawan untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat aktivitas di luar ruangan. Pemerintah daerah dan petugas pemantau cuaca diminta memperkuat koordinasi dalam menangani potensi dampak bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Upaya mitigasi harus segera dipersiapkan, terutama di kawasan berbukit atau daerah aliran sungai.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Sulawesi Tenggara
BMKG memprediksi wilayah Sulawesi Tenggara berpotensi alami hujan lebat hingga sangat lebat dalam dua hari ke depan akibat dinamika atmosfer aktif.
28 September 2026

Kasus Mamin Rp9,2 Miliar di Konawe Diklaim Mandek, FPKP Minta Mabes Polri Intervensi
Forum Pemerhati Kebijakan Publik mendesak Mabes Polri mengambil alih penyelidikan dugaan korupsi anggaran makan minum senilai Rp9,2 miliar di Kabupaten Konawe yang belum menunjukkan progres signifikan sejak dilaporkan.
28 September 2026

LIRA Sultra Minta Kejati Periksa Gubernur Soal Dugaan Dana Pilkada dari Perusahaan Tambang
LIRA Sultra mendesak Kejati Sultra memeriksa Gubernur Andi Sumangerukka terkait dugaan aliran dana Pilkada dari perusahaan tambang yang diduga merugikan negara hingga Rp2,9 triliun.
28 September 2026

Kapal Rakyat Terjebak di Perairan Lapuko, Tim SAR Bergerak Cepat
Dua nelayan terjebak saat kapal mereka mengalami mati mesin di perairan Lapuko, Konawe, prompting tim SAR Kendari bergerak cepat untuk evakuasi.
28 September 2026
Berita Lainnya

Rifqi Mahesa Sabet Medali Emas di Arung Palakka Champion Bone 2026
Senin, 28 September 2026, 12.42 WITA

Peringatan Hari Bhakti Postel 2026 di Bandung Tegaskan Kebangkitan Kepemerintahan Digital Awal Kemerdekaan
Senin, 28 September 2026, 12.17 WITA

Konektivitas Digital Jadi Fondasi Ekonomi Berdaulat
Senin, 28 September 2026, 12.16 WITA

Konektivitas Digital Jadi Fondasi Indonesia Berdaulat
Senin, 28 September 2026, 12.16 WITA

Pergeseran Kurikulum di Kampus China Akibat Dominasi AI
Senin, 28 September 2026, 12.15 WITA

Konektivitas Digital sebagai Fondasi Kedaulatan Nasional
Senin, 28 September 2026, 12.15 WITA

PHK Meningkat, Penciptaan Kerja Tetap Dominan
Senin, 28 September 2026, 12.14 WITA

UMK Binaan Pertamina Siap Ekspor Lewat Pelatihan Bisnis Intensif
Senin, 28 September 2026, 12.14 WITA

