Potensi Panas Bumi di Sulawesi Tenggara Mengguncang Energi Nasional
Sulawesi Tenggara memiliki potensi panas bumi terbesar di Indonesia, menjanjikan transformasi energi berkelanjutan dan kemandirian listrik daerah.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 12.30 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 54x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sulawesi Tenggara kini menjadi pusat perhatian dalam sektor energi nasional, menopang eksplorasi panas bumi yang diperkirakan mampu menyuplai listrik hingga 27.000 megawatt. Potensi ini menjadikan wilayah ini sebagai lokasi strategis dalam mewujudkan target energi bersih nasional hingga 2030. Kehadiran sumber panas bumi yang melimpah di sejumlah wilayah seperti Konawe dan Kolaka menjadi fondasi utama dalam rencana pembangunan pembangkit listrik berbasis geotermal.
Pemerintah daerah bersama mitra nasional sedang mempercepat studi kelayakan dan izin lingkungan untuk pengembangan proyek skala besar. Dengan kondisi geologis yang sangat mendukung, kawasan ini memiliki potensi menghasilkan energi bersih secara berkelanjutan tanpa emisi karbon. Eksplorasi awal menunjukkan suhu reservoir mencapai 250 derajat Celsius, memungkinkan produksi listrik yang stabil dan efisien.
Kebijakan yang mendukung pengembangan energi terbarukan secara menyeluruh telah mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk investor dan lembaga riset. Tujuannya jelas: mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan kehadiran panas bumi, Sulawesi Tenggara tidak hanya menjadi pemasok listrik, tetapi juga lokomotif pertumbuhan ekonomi berbasis energi hijau.
Proyek ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, menarik investasi lokal dan nasional, serta meningkatkan akses listrik di daerah terpencil. Pemerintah terus menegaskan komitmen penuh dalam memastikan pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara berkelanjutan dan berkeadilan. Transformasi energi berbasis panas bumi bukan lagi sekadar harapan, tetapi langkah konkret menuju masa depan yang lebih hijau dan mandiri.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Sekda Kolaka Utara Luluskan Disertasi, Raih Gelar Doktor
Sekretaris Daerah Kolaka Utara berhasil menyelesaikan disertasi dan resmi meraih gelar doktor dalam bidang manajemen publik.
24 Oktober 2026
Polres Buton Utara Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penyalahgunaan Pertalite
Penyidik Polres Buton Utara menetapkan satu tersangka terkait dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak jenis pertalite melalui modifikasi tangki mobil pikap.
24 Oktober 2026

Kapolres Pantau Pengamanan Pilkades Tinanggea Secara Langsung
Kapolres Konawe Selatan turun langsung memantau kesiapan pengamanan Pilkades di Tinanggea, memastikan pelaksanaan berjalan aman, kondusif, dan profesional.
24 Oktober 2026

Webinar Nasional Fokus Dukung Kesehatan Mental di Tengah Tantangan Hidup
Webinar nasional dengan tema "Strategi Mengelola Diri Ketika Hidup Tidak Baik-Baik Saja" dihadiri narasumber utama dari Universitas Negeri Malang, menghadirkan metode praktis untuk menjaga kesehatan mental secara mandiri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

