Prabowo Bawa Teknologi Pertahanan dari Rusia
Mantan Menhan kembali dari kunjungan ke Rusia dengan membawa inovasi sistem pertahanan yang diharapkan mampu tingkatkan kapasitas militer Indonesia.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 18.20 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 14x dibukaKendari, ıNarasikita - Presiden terpilih Prabowo Subianto mengembalikan fokus strategis pertahanan nasional setelah menyelesaikan kunjungan kerja ke Rusia, membawa sejumlah teknologi militer mutakhir yang dianggap krusial bagi modernisasi alutsista TNI. Dalam kunjungan tersebut, ia menyaksikan langsung pengujian sistem pertahanan udara dan senjata canggih yang dikembangkan oleh industri militer Rusia, termasuk sistem peluncur roket dan perangkat deteksi ancaman drone.
Dari hasil pertemuan dengan pejabat tinggi militer dan industri pertahanan Rusia, Prabowo menegaskan bahwa kerja sama teknis dan pengembangan bersama akan menjadi fondasi utama dalam memperkuat kedaulatan pertahanan Indonesia. Ia menekankan bahwa teknologi yang dibawa pulang bukan sekadar alat perang, tetapi juga menjadi basis pembelajaran bagi insinyur dan tenaga teknis dalam negeri untuk menguasai sistem pertahanan secara mandiri.
Beberapa perangkat yang dibawa pulang telah menjalani uji coba awal di wilayah Jawa Timur, dengan hasil menunjukkan efektivitas tinggi dalam mendeteksi dan menetralkan ancaman udara berkecepatan tinggi. Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa implementasi sistem ini akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari wilayah strategis seperti Papua dan Sulawesi Tenggara, sebagai bagian dari upaya memperluas cakupan pertahanan darat dan udara.
Dengan dukungan teknologi dari Rusia, pemerintah berharap mampu mengurangi ketergantungan pada pasokan senjata dari negara lain dalam jangka panjang. Prabowo menegaskan bahwa tujuan utama bukan hanya memperkuat kekuatan militer, tetapi juga membangun ekosistem industri pertahanan nasional yang berkelanjutan dan mandiri.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Menteri Perindustrian soroti potensi kendaraan Range Extended Electric Vehicle yang mampu menempuh 65 km per liter BBM dan menjangkau 1.600 km dengan pengisian penuh.
24 Oktober 2026

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

