Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi

Pemerintah berupaya mengoptimalkan batu bara sebagai bahan baku bensin melalui teknologi pengolahan, sebagai langkah memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan impor.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya memanfaatkan seluruh potensi sumber energi dalam negeri, termasuk batu bara, sebagai bentuk strategi menjaga ketahanan energi di tengah ketidakstabilan geopolitik global. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa kebijakan ini muncul dari arahan langsung kepala negara untuk mengolah sumber daya alam yang ada secara maksimal, tanpa mengabaikan keberlanjutan dan teknologi terkini.

Bahlil menegaskan bahwa teknologi konversi batu bara menjadi bahan bakar cair atau gas telah terbukti efektif di negara-negara seperti China, di mana batu bara berkualitas rendah pun dapat dimanfaatkan secara efisien. Ia menyampaikan bahwa proses ini kini tidak lagi sekadar konsep, melainkan realitas yang dapat diterapkan secara komersial, dengan sejumlah perusahaan dari dalam dan luar negeri telah mengajukan kerja sama untuk pengembangan fasilitas pengolahan.

Dengan potensi cadangan batu bara yang melimpah di berbagai wilayah Indonesia, pemerintah melihat peluang besar untuk menjadikan energi dari batu bara sebagai alternatif bahan bakar utama. Upaya ini sejalan dengan target pemerintah untuk menghentikan impor solar mulai 1 Juli 2026, setelah penerapan biodiesel B50 berhasil menutup defisit energi pada sektor transportasi.

Selain batu bara, pemerintah juga tengah mempertimbangkan pengembangan bensin berbasis etanol, dengan rencana penerapan bertahap mulai dari campuran E10 hingga E50. Tujuannya adalah memaksimalkan produksi dalam negeri, menekan ketergantungan pada impor, serta mendorong industri lokal yang berkelanjutan. Kementerian ESDM berkomitmen menindaklanjuti arahan Presiden untuk memperkuat fondasi energi nasional dari sumber daya yang dimiliki.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya