Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Dorong Hilirisasi Kratom dan Kemenyan untuk Ekspor Global

Pemerintah siap mempercepat hilirisasi kratom dan kemenyan melalui pusat riset genomik di Toba, dengan target peresmian pada Maret tahun depan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 23.02 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 30x dibuka
Prabowo Dorong Hilirisasi Kratom dan Kemenyan untuk Ekspor Global📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden RI Prabowo Subianto akan memimpin transformasi sektor pertanian melalui program hilirisasi kratom dan kemenyan, sejalan dengan visi ekonomi berkelanjutan yang dijalankan pemerintah saat ini. Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan bahwa dua komoditas tersebut dipilih karena potensi nilai ekspor yang tinggi, bahkan mampu menghasilkan pendapatan mencapai puluhan miliar dolar AS. Langkah ini dianggap sebagai kelanjutan dari inisiatif sebelumnya seperti hilirisasi nikel yang telah membawa dampak signifikan bagi ekonomi nasional.

Kegiatan hilirisasi tersebut akan didukung oleh pembentukan pusat riset genetik di Toba, Sumatra Utara, yang akan menjadi pusat pengembangan dan pengolahan kratom serta kemenyan. Rencananya, pusat riset ini akan diresmikan pada Maret 2025, jika seluruh persiapan teknis dan regulasi berjalan sesuai rencana. Luhut menegaskan bahwa inisiatif ini bukan hanya soal ekspor, tetapi juga pembangunan kapasitas lokal dalam pengolahan dan inovasi produk berbasis herbal.

Sebelumnya, pemerintah telah melonggarkan aturan ekspor kratom melalui dua peraturan terbaru yang diterbitkan pada Agustus 2024. Dua peraturan tersebut mencakup perubahan atas aturan larangan ekspor dan kebijakan pengaturan ekspor, yang memungkinkan produksi dan distribusi kratom secara teratur dan berkelanjutan. Kebijakan ini menandai langkah konkret pemerintah dalam mengakomodasi potensi ekonomi dari tanaman herbal yang telah lama dibudidayakan di wilayah Kalimantan Barat.

Menariknya, pasar Amerika Serikat menjadi destinasi utama ekspor kratom dari Indonesia. Menurut Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, sebanyak 96 persen pasokan kratom yang masuk ke AS berasal dari Indonesia, dengan nilai ekspor mencapai US$350 juta atau sekitar Rp5,8 triliun berdasarkan kurs rata-rata Rp16.571 per dolar AS. Ia menyebut kejutan besar saat mengetahui skala permintaan kratom di pasar global, terutama sebagai alternatif terapi herbal yang diterima luas.

Kebijakan ini diharapkan dapat menumbuhkan kemandirian ekonomi di sektor pertanian, meningkatkan nilai tambah lokal, serta menarik investasi berkelanjutan. Dengan pendekatan berbasis riset dan pengolahan, Indonesia berpeluang menjadi pemimpin global dalam pasokan kratom dan kemenyan yang berkualitas tinggi dan berstandar internasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya