Prabowo Resmikan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek Hilirisasi Nikel
Presiden Prabowo Subianto meresmikan ekspor perdana baterai kendaraan listrik serta 11 proyek hilirisasi nikel bernilai Rp180 triliun di Maluku Utara.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 15.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara langsung meresmikan peluncuran ekspor perdana baterai kendaraan listrik dari kawasan Industri Weda Bay, Maluku Utara, pada Kamis (8/10). Dalam kesempatan tersebut, ia juga menandai dimulainya tahap komersial empat proyek industri hasil hilirisasi nikel, sekaligus melepas ground breaking untuk tujuh proyek lainnya. Acara berlangsung dengan doa Bismillahirrahmannirahim sebagai penanda dimulainya era baru dalam pengelolaan sumber daya alam strategis.
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa langkah ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah terhadap transformasi ekonomi berbasis sumber daya alam. Ia menyebut strategi hilirisasi telah membawa dampak signifikan bagi ketahanan industri nasional dan kemandirian energi. “Kita berjalan di jalur yang benar, dan ini akan terus kita perkuat demi kemajuan bangsa yang lebih tangguh dan berkelanjutan,” ujarnya.
Nilai total keseluruhan proyek yang diluncurkan mencapai US$10,2 miliar, setara dengan sekitar Rp180 triliun. Proyek ini mencakup seluruh rantai nilai dari pengolahan nikel hingga produksi baterai siap ekspor, menunjukkan kemajuan signifikan dalam kapasitas industri dalam negeri. Kehadiran Presiden didampingi sejumlah menteri, termasuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, menunjukkan konsistensi dukungan lintas kementerian.
Prabowo juga mengapresiasi langkah-langkah strategis yang telah diambil sebelumnya oleh pemerintah sebelumnya, menegaskan bahwa pembangunan ekosistem industri ini adalah hasil dari kerja kolektif dan perencanaan jangka panjang. Ia menekankan pentingnya menjaga momentum dan memperkuat sinergi antar lembaga untuk memastikan keberlanjutan program hilirisasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Prabowo Resmikan Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Hilirisasi Nikel
Presiden Prabowo Subianto meresmikan ekspor perdana baterai kendaraan listrik serta komersialisasi 11 proyek hilirisasi nikel di Weda Bay, Maluku Utara, dengan total nilai investasi Rp180 triliun.
8 Oktober 2026

Prabowo Bercanda Soal Penyesuaian Jabatan Sugiono
Presiden Prabowo mengejutkan hadirin dengan candaan ringan soal adaptasi Sugiono sebagai Menko PMK, termasuk pertanyaan apakah ia ingin kembali menjabat Menlu.
8 Oktober 2026

Prabowo Bercanda Soal Tepuk Tangan Keras untuk Sherly Tjoanda
Presiden Prabowo Subianto menanggapi antusiasme hadirin yang bersorak saat menyapa Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dalam dua kesempatan berbeda.
8 Oktober 2026

Indonesia Siap Jadi Pusat Hilirisasi Mineral untuk Dukung AI Global
Indonesia berpotensi memperkuat posisi dalam rantai nilai teknologi global melalui hilirisasi nikel dan tembaga yang mendukung pengembangan infrastruktur AI secara berkelanjutan.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Danantara Resmikan Gabungan 23 Kawasan Industri 5 November 2026
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.43 WITA

Syarat Nasabah Prioritas di Tiga Bank Besar, Minimal Rp1 Miliar
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.43 WITA

OJK Cabut Izin PT Porto Ventura Kapital karena Tak Bisa Disehatkan
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.43 WITA

IHSG Terpuruk ke Level 6.083 Akibat Tekanan Global
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.43 WITA

IHSG Terkoreksi 1,03% di Tengah Tekanan Global
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.43 WITA

Empat BUMN Karya Segera Digabung, Waskita dan WIKA Masih Menunggu Proses
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.42 WITA

PNM Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Penerbitan Bond dan Sukuk Sosial
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.42 WITA

Pertamina Perkuat Transisi Energi dengan PLTS, Biofuel, dan Teknologi Penangkapan Karbon
Kamis, 8 Oktober 2026, 15.41 WITA

