Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Resmikan Pabrik Baterai EV Skala Besar di Karawang

Presiden Prabowo Subianto segera meresmikan pabrik baterai kendaraan listrik terbesar kedua di Indonesia yang telah beroperasi sejak Juli 2026 di Karawang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 21.05 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 43x dibuka
Prabowo Resmikan Pabrik Baterai EV Skala Besar di Karawang📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pabrik baterai kendaraan listrik (EV) milik PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang, Jawa Barat, resmi beroperasi pada bulan Juli 2026, menyusul janji peresmian yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat. Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara Indonesia Battery Corporation (IBC) dan CBL, anak usaha produsen baterai global asal Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL), dan menjadi bagian dari strategi hilirisasi nikel nasional.

Pembangunan pabrik yang dimulai pada 29 Juni 2025 hanya memakan waktu sekitar 13 bulan, menunjukkan efisiensi tinggi dalam eksekusi proyek strategis. Fasilitas produksi seluas 1 kilometer ini menampung proses pembentukan cell baterai sebelum dikemas di area terpisah. Kapasitas awal tahap pertama telah mencapai 6,9 GWh, dengan rencana ekspansi hingga 15 GWh dalam waktu dekat. Angka ini setara dengan daya untuk mendukung sekitar 250 ribu kendaraan listrik.

Investasi total untuk pengembangan pabrik hingga kapasitas maksimal diperkirakan mencapai US$ 1,2 miliar atau sekitar Rp 21,19 triliun berdasarkan kurs Rp 17.662 per dolar AS. Selain pabrik di Karawang, IBC dan CATL juga menjalankan proyek material baterai di Halmahera dengan nilai investasi US$ 600 juta, menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap ekosistem baterai di dalam negeri.

Untuk mendukung keberlanjutan operasional, IBC telah menjalankan program transfer pengetahuan dengan melatih 600 karyawan di Tiongkok. Di samping itu, perusahaan berencana memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 18 MW peak pada 2027. Dengan beroperasinya pabrik ini, Indonesia kini memiliki dua fasilitas produksi baterai EV skala besar, setelah sebelumnya pabrik milik Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power diresmikan pada Juli 2024.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya