Prabowo Resmikan Pabrik Baterai EV Skala Besar di Karawang
Presiden Prabowo Subianto segera meresmikan pabrik baterai kendaraan listrik terbesar kedua di Indonesia yang telah beroperasi sejak Juli 2026 di Karawang.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 21.05 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 43x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pabrik baterai kendaraan listrik (EV) milik PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang, Jawa Barat, resmi beroperasi pada bulan Juli 2026, menyusul janji peresmian yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat. Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara Indonesia Battery Corporation (IBC) dan CBL, anak usaha produsen baterai global asal Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL), dan menjadi bagian dari strategi hilirisasi nikel nasional.
Pembangunan pabrik yang dimulai pada 29 Juni 2025 hanya memakan waktu sekitar 13 bulan, menunjukkan efisiensi tinggi dalam eksekusi proyek strategis. Fasilitas produksi seluas 1 kilometer ini menampung proses pembentukan cell baterai sebelum dikemas di area terpisah. Kapasitas awal tahap pertama telah mencapai 6,9 GWh, dengan rencana ekspansi hingga 15 GWh dalam waktu dekat. Angka ini setara dengan daya untuk mendukung sekitar 250 ribu kendaraan listrik.
Investasi total untuk pengembangan pabrik hingga kapasitas maksimal diperkirakan mencapai US$ 1,2 miliar atau sekitar Rp 21,19 triliun berdasarkan kurs Rp 17.662 per dolar AS. Selain pabrik di Karawang, IBC dan CATL juga menjalankan proyek material baterai di Halmahera dengan nilai investasi US$ 600 juta, menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap ekosistem baterai di dalam negeri.
Untuk mendukung keberlanjutan operasional, IBC telah menjalankan program transfer pengetahuan dengan melatih 600 karyawan di Tiongkok. Di samping itu, perusahaan berencana memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 18 MW peak pada 2027. Dengan beroperasinya pabrik ini, Indonesia kini memiliki dua fasilitas produksi baterai EV skala besar, setelah sebelumnya pabrik milik Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power diresmikan pada Juli 2024.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mobil Listrik Tabrak Empat Kendaraan, Ojol Alami Patah Kaki di Jakarta Selatan
Sebuah mobil listrik BYD Atto 1 menabrak empat kendaraan dan melindas pengemudi ojol di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, menyebabkan korban mengalami patah kaki dan luka-luka.
24 Oktober 2026
Mobil BYD Tabrak Beruntun, Ojol Alami Patah Kaki di Jaksel
Kecelakaan beruntun melibatkan mobil BYD di Jakarta Selatan menyebabkan seorang ojek online mengalami patah kaki dan dirawat di rumah sakit.
24 Oktober 2026

Motor Boros? Ini 9 Penyebab Utama yang Harus Diperiksa
Konsumsi bensin meningkat tanpa alasan jelas bisa disebabkan oleh faktor teknis maupun perilaku berkendara, perlu pemeriksaan menyeluruh untuk menemukan akar masalahnya.
24 Oktober 2026

9 Penyebab Motor Injeksi Mati Saat Berhenti
Gangguan pada sistem injeksi dapat membuat motor mati mendadak saat berhenti, terutama di lampu merah atau kemacetan, disebabkan oleh kerusakan komponen atau kebocoran sistem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

