Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Sorakkan Gol Pertama Indonesia di Final ASEAN Cup

Presiden Prabowo Subianto merayakan gol pertama Indonesia atas Thailand lewat bunuh diri pemain lawan pada menit ke-84 di SUGBK.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 23.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Sorakkan Gol Pertama Indonesia di Final ASEAN Cup📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto turut meramaikan suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno saat menyaksikan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia dan Thailand. Ia terlihat berdiri dari kursi VIP dan mengangkat tangan setelah timnas Indonesia membuka keunggulan pada menit ke-84, melalui gol bunuh diri pemain Thailand, Sanron Iklas.

Gol tercipta usai tendangan bebas Dean James dari depan kotak penalti Thailand membentur tubuh Iklas, mengubah arah bola ke gawang sendiri. Sontak, sorakan dari puluhan ribu penonton menyambut gol tersebut, termasuk antusiasme Presiden yang tampak begitu terlibat dalam momen penting ini. Pertandingan saat itu masih berlangsung dan memasuki babak perpanjangan waktu.

Namun, keunggulan Indonesia tak bertahan lama. Tiga menit setelah gol bunuh diri, Iklas berhasil menebus kesalahannya dengan mencetak gol penyama kedudukan, membuat skor berubah menjadi 1-1. Kedua tim kini berada dalam posisi seimbang, sementara tensi pertandingan terus meningkat menjelang akhir babak tambahan.

Sebelum laga, Prabowo tiba di SUGBK sekitar pukul 19.55 WIB, mengenakan jaket putih bertuliskan "Indonesia" dan didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadirannya menjadi simbol dukungan tinggi terhadap persepakbolaan nasional, terutama dalam konteks kompetisi internasional yang diselenggarakan di tanah air.

Final ini menjadi puncak perjalanan timnas Indonesia sebagai juara Grup A, yang menang telak 9-2 atas Bangladesh, sementara Thailand menjadi unggulan Grup B setelah meraih posisi teratas meski kalah 1-2 dari Filipina pada laga terakhir. Laga ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum menunjukkan komitmen bangsa terhadap pengembangan sepak bola nasional hingga ke tingkat daerah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya