Prabowo Soroti Perusahaan Asing Penyebab Karhutla
Presiden Prabowo meminta tindakan tegas terhadap perusahaan asing yang diduga menjadi pelaku utama kebakaran hutan, termasuk pencabutan izin bagi pelanggar berulang.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 17.34 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 17x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menegaskan adanya indikasi kuat bahwa sejumlah perusahaan asing turut bertanggung jawab atas kejadian kebakaran hutan yang berulang di berbagai wilayah Indonesia. Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIEXPO Convention Centre, Kamis (22/10/2026), di mana ia menyoroti keterlibatan entitas asing yang diduga melakukan aktivitas yang memicu bencana tersebut.
Ia menekankan bahwa meskipun Indonesia berkomitmen menjalin hubungan baik dengan negara-negara lain, tetap harus waspada terhadap praktik yang merugikan lingkungan dalam negeri. “Kita ingin menjadi sahabat semua negara, tapi kita juga harus melindungi sumber daya alam kita dari pelanggaran yang justru berasal dari perusahaan asing,” tegasnya.
Prabowo menyoroti pola pelanggaran berulang yang dilakukan sejumlah perusahaan, bahkan hingga mencapai 19 kali pelanggaran dalam satu periode. Ia meminta agar kebijakan hukum diperketat, termasuk mencabut izin operasional segera setelah pelanggaran terjadi, tanpa menunggu dua kali pelanggaran seperti aturan sebelumnya. “Kalau sudah melanggar tiga sampai empat kali, bahkan sampai belasan kali, tidak perlu menunggu dua kali. Cukup satu kali, izin harus dicabut,” tegasnya.
Ia juga menyikapi kritik dari beberapa negara yang mengolok-olok Indonesia akibat kebakaran hutan, menegaskan bahwa sebenarnya pemicu utama bencana tersebut berasal dari aktivitas perusahaan asing yang beroperasi di wilayah Indonesia. Prabowo menegaskan bahwa nama-nama perusahaan tersebut akan diungkapkan secara resmi pada waktu yang tepat, sebagai bentuk keberpihakan terhadap keadilan lingkungan dan pertanggungjawaban global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Lokasi Piknik Unik yang Menyuguhkan Sejarah dan Keindahan Tak Biasa
Berbagai tempat piknik di dunia menawarkan pengalaman berbeda, dari bekas tambang hingga reruntuhan kastel, dengan nuansa sejarah dan alam yang menarik.
24 Oktober 2026

16 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
BMKG memperingatkan 16 wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang, didorong dinamika atmosfer regional dan lokal pada Sabtu (24/10).
24 Oktober 2026

Musim Hujan 2026/2027 Tiba Lebih Lambat, BMKG Peringatkan Potensi Bencana
Prediksi BMKG menunjukkan musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mulai mundur hingga November hingga Desember, dengan risiko banjir dan longsor meningkat di akhir tahun.
24 Oktober 2026

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
NASA menegaskan komitmen mendaratkan astronot di permukaan bulan pada 2028 melalui misi Artemis IV, dengan dukungan SpaceX dan Blue Origin dalam pengembangan wahana pendaratan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

