Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pria di Giza Selamatkan Anak dari Jatuh dari Lantai Dua

Seorang pria di Giza, Mesir, berhasil menyelamatkan anak berusia lima tahun yang terjatuh dari balkon lantai dua dengan sigap meraihnya sebelum menghantam tanah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pria di Giza Selamatkan Anak dari Jatuh dari Lantai Dua📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Peristiwa menggemparkan terjadi di kawasan Ard El-Lewa, Giza, saat seorang anak kecil berusia lima tahun jatuh dari balkon lantai dua sebuah bangunan. Aksi penyelamatan spontan dilakukan oleh seorang pria bernama Ahmed Ragab yang sedang berada di dekat toko saat mendengar teriakan dan tangisan dari arah bangunan tersebut. Tanpa pikir panjang, Ragab berlari menuju titik jatuh dan memposisikan tubuhnya tepat di bawah anak yang terjatuh.

Dalam rekaman video yang tersebar luas, terlihat anak tersebut sempat membentur tali jemuran saat jatuh, yang secara signifikan memperlambat kecepatan jatuhnya. Hal ini memberikan waktu singkat bagi Ragab untuk menangkap anak tersebut sebelum tubuhnya menghantam tanah. Aksi cepat dan terukur ini langsung mendapat perhatian warga sekitar yang kemudian berhamburan ke lokasi untuk mengecek kondisi anak.

Ragab mengungkapkan bahwa kejadian itu berlangsung begitu cepat sehingga tidak sempat berpikir panjang. Ia hanya berfokus pada satu tujuan: menyelamatkan anak tersebut. Ia menyadari betapa serius situasi hanya setelah berhasil menangkap bocah itu. Ia juga menyatakan tidak yakin apakah dirinya bisa melakukan hal serupa jika menghadapi kondisi yang sama di masa depan.

Aksi heroiknya viral di media sosial Mesir, memicu pujian dari banyak warganet yang mengapresiasi keberaniannya. Meski mendapat sorotan luas, Ragab tetap bersikap rendah hati. Ia menekankan bahwa yang ada di benaknya hanya keselamatan anak, bukan kehormatan atau pengakuan. Ia juga mengingatkan orang tua untuk lebih waspada, khususnya dalam mengawasi anak-anak di area berbahaya seperti balkon atau jendela, serta tidak meletakkan benda yang bisa digunakan untuk memanjat di dekat area tersebut.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya