Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prince Poetiray Tampil di GBK, Penuh Emosi dan Harapan

Penyanyi cilik Prince Poetiray tampil di upacara penutupan final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, mengaku gugup namun bangga bisa membawakan lagu nasional di panggung internasional bersama Timnas Indonesia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 21.18 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
Prince Poetiray Tampil di GBK, Penuh Emosi dan Harapan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Prince Poetiray, penyanyi muda yang dikenal sebagai suara karakter Don dalam film Jumbo, merasakan ketegangan luar biasa saat tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada malam final FIFA ASEAN Cup 2026. Sebagai penampil pertama dalam acara penutupan, ia menghadapi ratusan ribu penonton yang memadati stadion, termasuk ribuan suporter yang menyanyikan lagu nasional. Rasa gugup terasa hingga tangan gemetar dan dingin, mengingat keterlibatannya dalam ajang sepak bola internasional yang digelar di bawah naungan FIFA.

Meski sempat merasa cemas, Prince berhasil mengendalikan emosinya dengan berdoa dan menarik napas dalam-dalam sesuai arahan orang tua. Ia memilih tetap tenang dan fokus pada pesan dari keluarga: tetap santai dan berusaha maksimal. Langkah ini membantunya melewati momen krusial sebelum tampil di atas panggung megah. Penampilannya yang penuh keberanian dan ketenangan langsung disambut antusias oleh penonton, termasuk keluarga dan kerabat yang hadir.

Ia menyanyikan lagu *Selalu Ada di Nadimu*, soundtrack film Jumbo, dalam balutan jersey putih Timnas Indonesia. Penampilan tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara yang juga menampilkan Anggun C. Sasmi dan Judika. Anggun tampil dengan gaun emas dan blazer biru emas, sementara Judika membawakan *Kebyar Kebyar* dengan penuh semangat setelah kemenangan timnas atas Thailand melalui adu penalti.

Ketika Anggun kembali tampil menyanyikan *Tanah Airku*, suasana haru menyelimuti stadion. Pemain Timnas Indonesia berkumpul, saling berpelukan, dan menghadap ke penonton sambil bernyanyi bersama. Anggun terlihat menangis, begitu pula sejumlah pemain yang ikut merasakan kebanggaan sebagai bagian dari sejarah kemenangan. Momen ini menjadi simbol kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah air, yang diperkuat oleh penampilan musikal yang penuh emosi.

Kemenangan Indonesia atas Thailand di SUGBK menjadi pencapaian luar biasa, sekaligus momen bersejarah bagi sepak bola nasional. Bagi Prince Poetiray, tampil di panggung FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar kesempatan, melainkan realisasi impian yang telah lama diidamkan. Ia merasa bangga bukan hanya atas performanya, tetapi juga atas peran kecil yang diambil dalam perayaan kemenangan besar bangsa.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya