Selasa, 13 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prof Takdir Saili Resmi Jadi Rektor UHO Periode 2026–2030

Prof Takdir Saili secara resmi ditetapkan sebagai rektor Universitas Halu Oleo periode 2026 hingga 2030 setelah melalui proses pemilihan yang transparan dan akuntabel.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Prof Takdir Saili secara resmi ditetapkan sebagai rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030 setelah melalui serangkaian proses pemilihan yang dilaksanakan secara transparan dan berbasis akuntabilitas. Keputusan ini diambil dalam rapat dewan pengurus universitas yang dihadiri oleh perwakilan berbagai elemen kampus, termasuk fakultas, pegawai, dan organisasi mahasiswa. Proses pemilihan menekankan pada kualifikasi akademik, rekam jejak kepemimpinan, serta visi strategis untuk pengembangan institusi.

Sebelum menjabat sebagai rektor, Prof Takdir Saili dikenal luas karena perannya sebagai peneliti dan pendamping peternak sapi di wilayah Sulawesi Tenggara. Ia telah memimpin berbagai program pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata pada peningkatan produktivitas peternakan lokal. Di bidang akademik, ia juga aktif dalam publikasi ilmiah dan pengembangan kurikulum di tingkat perguruan tinggi, yang menjadi fondasi kuat dalam penilaian kompetensinya sebagai pemimpin kampus.

Dalam pernyataan awalnya, Prof Takdir Saili menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi melalui peningkatan infrastruktur, penguatan kolaborasi dengan sektor industri, serta pemberdayaan dosen dan mahasiswa. Ia menekankan pentingnya menjadikan UHO sebagai pusat inovasi dan kemandirian akademik yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah secara berkelanjutan. Visinya mencakup penguatan program studi unggulan dan perluasan jaringan kerja sama nasional maupun internasional.

Pemilihan Prof Takdir Saili sebagai rektor kali ini menjadi simbol transformasi kepemimpinan kampus yang berbasis pada pengalaman nyata di lapangan dan keberpihakan terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan latar belakang sebagai akademisi sekaligus praktisi, ia diharapkan mampu menjembatani antara dunia akademik dan dunia nyata, menjadikan UHO sebagai institusi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga relevan secara sosial dan ekonomi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya