Proyek Strategis Rp121 T Resmi Dibangun di Maluku Utara
Presiden Prabowo resmikan peletakan batu pertama tujuh proyek strategis senilai US$ 6,8 miliar di IWIP Halmahera Tengah, fokus pada hilirisasi nikel dan ekosistem baterai listrik.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara langsung meresmikan dimulainya pembangunan tujuh proyek strategis di Kawasan Industri Weda Bay (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara. Proyek dengan nilai investasi total US$ 6,8 miliar atau sekitar Rp121,8 triliun ini menjadi langkah krusial dalam mewujudkan visi hilirisasi sumber daya mineral nasional. Peresmian dilakukan dalam acara peletakan batu pertama yang dihadiri oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, serta sejumlah pemimpin perusahaan dan stakeholder terkait.
Seluruh proyek yang mulai dibangun berfokus pada penguatan rantai pasok komponen kendaraan listrik dan energi terbarukan. Di antaranya adalah fasilitas pemrosesan nikel untuk bahan baku baterai, pabrik separator baterai pertama di Indonesia, dua unit pabrik aluminium elektrolit, alat berat listrik untuk operasi pertambangan, serta produksi kaca fotovoltaik untuk pembangkit listrik tenaga surya. Proyek-proyek ini merupakan bagian dari 11 proyek strategis yang secara keseluruhan bernilai US$ 10,2 miliar, dengan fokus pada transformasi industri berbasis sumber daya alam lokal.
Kawasan IWIP yang menjadi lokasi pembangunan memiliki luas mencapai 3.000 hektar dan didukung kapasitas pembangkit listrik terpasang melebihi 7,1 Gigawatt. Kehadiran infrastruktur listrik yang memadai menjadi fondasi penting untuk mendukung operasional industri intensif energi. Menurut Rosan Roeslani, kehadiran ekosistem terpadu ini akan memposisikan Indonesia sebagai bagian integral dari rantai pasok global baterai kendaraan listrik, sekaligus mendorong industrialisasi yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan bahwa tujuan utama dari seluruh proyek adalah memperkuat kedaulatan ekonomi melalui hilirisasi yang berkelanjutan. Dengan pembangunan fasilitas bahan baku dan komponen listrik di dalam negeri, diharapkan dapat menciptakan lebih dari 10.000 lapangan kerja langsung dan meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam yang sebelumnya diekspor dalam bentuk mentah. Proyek ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendorong transformasi industri yang berbasis teknologi dan ramah lingkungan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Prabowo Resmikan Proyek Hilirisasi Rp180 Triliun di Halmahera
Presiden Prabowo resmikan ekspor perdana baterai listrik dan 11 proyek hilirisasi senilai Rp180 triliun di Indonesia Weda Bay, tekankan komitmen perlindungan lingkungan dan investor.
8 Oktober 2026

Maluku Utara Raih PDB Setengah dari Total Sektor Industri
Sektor hilirisasi nikel menyumbang hampir separuh PDB Maluku Utara, berkat transformasi ekonomi dari tambang mentah ke industri terpadu dengan ekspor bernilai tinggi.
8 Oktober 2026

Prabowo Resmikan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek Hilirisasi Nikel
Presiden Prabowo Subianto meresmikan ekspor perdana baterai kendaraan listrik serta 11 proyek hilirisasi nikel bernilai Rp180 triliun di Maluku Utara.
8 Oktober 2026
Prabowo Resmikan Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Hilirisasi Nikel
Presiden Prabowo Subianto meresmikan ekspor perdana baterai kendaraan listrik serta komersialisasi 11 proyek hilirisasi nikel di Weda Bay, Maluku Utara, dengan total nilai investasi Rp180 triliun.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Bechi Kembali Dibui Setelah Bebas Bersyarat Dicabut
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.52 WITA

IHSG Melemah Akibat Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.52 WITA

KPK Periksa Empat Saksi Terkait Kasus Korupsi di BPN
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.52 WITA

KNMP Sungai Padang Segera Beroperasi, Fokus Perkuat Ekonomi Nelayan
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.51 WITA

Pengamat Hukum Soroti Penerapan RJ pada Kasus Narkoba Anggota DPRD
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.51 WITA

KPK Periksa Belasan Swasta dan ASN Terkait Kasus Suap Bupati Langkat
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.51 WITA

Surabaya Perluas Bopda untuk Ponpes, Dorong Keadilan Pendidikan
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.50 WITA

Pertumbuhan Ekonomi Tidak Cukup Tanpa Keadilan Sosial
Kamis, 8 Oktober 2026, 17.50 WITA

