PSM Siapkan Langkah Antisipasi Bola Mati Hadapi Persebaya
PSM Makassar mematangkan strategi menghadapi Persebaya dengan fokus pada antisipasi bola mati, menyusul keberhasilan menang atas PSIS dan kehilangan Dusan Lagator akibat kartu merah.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 21.12 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 25x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Tim PSM Makassar tengah memperkuat persiapan jelang laga lanjutan Super League kontra Persebaya Surabaya di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Kamis (22/10). Pelatih Darije Kalezic menyatakan kondisi tim dalam perkembangan positif setelah meraih kemenangan pertama atas PSIS, yang menunjukkan peningkatan koordinasi dan distribusi peran di lapangan. Ia menilai performa tim secara keseluruhan lebih utuh dibanding sebelumnya, dengan kesiapan mental dan taktis yang lebih matang.
Salah satu fokus utama dalam persiapan adalah menghadapi ancaman dari situasi bola mati yang kerap dimanfaatkan Persebaya. Berdasarkan analisis terhadap lima pertandingan terakhir lawan, dua dari enam gol yang dicetak Bajul Ijo berasal dari situasi sepak pojok dan tendangan bebas. Salah satu gol tersebut terjadi saat Persebaya mengalahkan PSS, yang bermula dari serangan dari sepak pojok. Kalezic menekankan pentingnya kewaspadaan tinggi dalam membatasi peluang lawan di area berbahaya.
Untuk itu, PSM telah melakukan latihan khusus dalam mengantisipasi serangan dari bola mati, baik dalam pertahanan maupun saat melakukan transisi. Seluruh pemain dilibatkan dalam simulasi situasi tersebut, termasuk penempatan posisi dan reaksi cepat saat lawan mendapatkan tendangan bebas atau sepak pojok. Darije menegaskan bahwa pengelolaan area berbahaya harus diperhatikan secara ketat untuk menghindari pelanggaran yang berujung pada keuntungan bagi lawan.
Namun, PSM harus bermain tanpa bek asing asal Serbia, Dusan Lagator, yang absen akibat kartu merah dalam pertandingan sebelumnya. Kalezic menyayangkan keputusan wasit yang menghukum sang pemain, menilai kontak yang terjadi tidak layak mendapat kartu merah. Ia menilai Lagator sedang dalam performa konsisten dan memberikan kontribusi signifikan bagi tim. Kehilangan pemain dengan pengalaman tersebut menjadi tantangan tersendiri, namun PSM tetap optimistis menjalani laga dengan strategi yang telah disiapkan secara matang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ngatiyem Bangkitkan Jamu H’Dayah dari Pengalaman Sakit Suami
Pelaku UMKM asal Ciawi, Bogor, mengembangkan jamu instan H’Dayah berbasis herbal setelah suaminya sembuh dari gangguan paru-paru dan hati setelah mengonsumsi racikan kunyit putih dan jahe merah.
24 Oktober 2026

Peradi SAI dan TP PKK Gelar Sosialisasi Hukum di Bali
Sosialisasi Keluarga Sadar Hukum digelar di Denpasar untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap pencegahan kekerasan fisik dan verbal melalui edukasi hukum.
24 Oktober 2026

Pemanggilan Ulang Dandhy Laksono Dijadwalkan 27 Oktober
Polda Metro Jaya mengatur ulang pemanggilan sutradara film Pesta Babi, Dandhy Dwi Laksono, untuk klarifikasi terkait laporan narasumber yang menilai karya tersebut melanggar privasi.
24 Oktober 2026

Jelang Bulan Pemburu, Cuaca Jakarta Diprakirakan Berawan dengan Hujan Malam
BMKG memperkirakan Jakarta berawan hingga berawan tebal pada 24 Oktober 2026, dengan potensi hujan di Selatan dan Timur malam hari, menjelang fenomena Hunter's Moon.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

