Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

PSM Siapkan Langkah Antisipasi Bola Mati Hadapi Persebaya

PSM Makassar mematangkan strategi menghadapi Persebaya dengan fokus pada antisipasi bola mati, menyusul keberhasilan menang atas PSIS dan kehilangan Dusan Lagator akibat kartu merah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 21.12 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 25x dibuka
PSM Siapkan Langkah Antisipasi Bola Mati Hadapi Persebaya📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Tim PSM Makassar tengah memperkuat persiapan jelang laga lanjutan Super League kontra Persebaya Surabaya di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Kamis (22/10). Pelatih Darije Kalezic menyatakan kondisi tim dalam perkembangan positif setelah meraih kemenangan pertama atas PSIS, yang menunjukkan peningkatan koordinasi dan distribusi peran di lapangan. Ia menilai performa tim secara keseluruhan lebih utuh dibanding sebelumnya, dengan kesiapan mental dan taktis yang lebih matang.

Salah satu fokus utama dalam persiapan adalah menghadapi ancaman dari situasi bola mati yang kerap dimanfaatkan Persebaya. Berdasarkan analisis terhadap lima pertandingan terakhir lawan, dua dari enam gol yang dicetak Bajul Ijo berasal dari situasi sepak pojok dan tendangan bebas. Salah satu gol tersebut terjadi saat Persebaya mengalahkan PSS, yang bermula dari serangan dari sepak pojok. Kalezic menekankan pentingnya kewaspadaan tinggi dalam membatasi peluang lawan di area berbahaya.

Untuk itu, PSM telah melakukan latihan khusus dalam mengantisipasi serangan dari bola mati, baik dalam pertahanan maupun saat melakukan transisi. Seluruh pemain dilibatkan dalam simulasi situasi tersebut, termasuk penempatan posisi dan reaksi cepat saat lawan mendapatkan tendangan bebas atau sepak pojok. Darije menegaskan bahwa pengelolaan area berbahaya harus diperhatikan secara ketat untuk menghindari pelanggaran yang berujung pada keuntungan bagi lawan.

Namun, PSM harus bermain tanpa bek asing asal Serbia, Dusan Lagator, yang absen akibat kartu merah dalam pertandingan sebelumnya. Kalezic menyayangkan keputusan wasit yang menghukum sang pemain, menilai kontak yang terjadi tidak layak mendapat kartu merah. Ia menilai Lagator sedang dalam performa konsisten dan memberikan kontribusi signifikan bagi tim. Kehilangan pemain dengan pengalaman tersebut menjadi tantangan tersendiri, namun PSM tetap optimistis menjalani laga dengan strategi yang telah disiapkan secara matang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya