Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

PT Vale Bangun Enam Hunian Layak di Kolaka

PT Vale Indonesia menyelesaikan rehabilitasi enam rumah tidak layak huni di Kolaka, memberikan hunian layak bagi warga terdampak.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 23.00 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 82x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan tambang PT Vale Indonesia secara resmi menyerahkan enam unit rumah yang telah direhabilitasi di wilayah Kolaka, Sulawesi Tenggara. Proyek ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kualitas hidup masyarakat sekitar lokasi operasional. Dengan dana yang dikeluarkan secara mandiri, pembangunan dan perbaikan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari struktur fondasi hingga penataan lingkungan sekitar.

Setiap rumah yang direnovasi telah memenuhi standar keamanan dan kenyamanan tinggal, termasuk sistem ventilasi, atap tahan air, serta penataan ruang dalam yang memadai. Proses rehabilitasi berlangsung selama empat bulan, melibatkan tenaga ahli dan kontraktor lokal, serta melibatkan pengawasan langsung dari tim CSR perusahaan. Hasilnya, enam keluarga yang sebelumnya tinggal dalam kondisi memprihatinkan kini memiliki tempat tinggal yang layak dan layak huni.

Salah satu penerima manfaat, Bapak Yusuf, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Ia mengaku rumahnya kini lebih aman dari hujan dan angin, serta nyaman untuk dihuni bersama keluarga. “Sebelumnya, atap sering bocor dan lantai retak. Sekarang sudah tidak ada lagi masalah seperti itu,” ujarnya. Ucapan serupa juga disampaikan oleh warga lainnya yang turut menerima bantuan.

Program ini merupakan bentuk nyata dari komitmen PT Vale dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) yang berkelanjutan. Dengan fokus pada perbaikan infrastruktur dasar dan kualitas hidup masyarakat, perusahaan menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya soal ekonomi, tetapi juga kesejahteraan sosial. Harapannya, proyek serupa dapat menjadi model bagi inisiatif serupa di wilayah lain.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya