Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago

Atlet Indonesia Raharjati Nursamsa meraih medali perak di nomor kecepatan putra pada World Climbing Series Santiago 2026, kalah dari atlet China Zhao Yicheng yang mencatatkan waktu tercepat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Atlet panjat tebing nasional Raharjati Nursamsa sukses membawa harum nama Indonesia dengan meraih medali perak di nomor kecepatan putra pada ajang World Climbing Series Santiago 2026 di Chile. Dalam pertandingan final yang berlangsung pada Sabtu petang waktu setempat, ia mencatatkan waktu 5,06 detik, menjadi runner-up setelah dikalahkan atlet asal Tiongkok Zhao Yicheng yang menyelesaikan lomba dalam 4,74 detik. Prestasi ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pesaing serius di kancah internasional.

Kompetisi tersebut melibatkan empat atlet Indonesia di nomor kecepatan putra, termasuk Veddriq Leonardo, Aditya Tri Syahria, dan Antasyafi Robby Al Hilmi. Semuanya berhasil melaju dari babak kualifikasi, dengan Antasyafi menjadi yang tercepat dengan catatan 4,92 detik, disusul Raharjati di posisi kedua dengan 4,93 detik. Aditya mencatat 4,96 detik, sementara Veddriq menempati urutan kesepuluh dengan waktu 5,07 detik. Di nomor kecepatan putri, dua atlet Indonesia, Rajiah Sallsabillah dan Desak Made Rita Kusuma Dewi, juga lolos ke babak selanjutnya, dengan Desak berada di peringkat kedua dan Rajiah di urutan keenam.

Medali emas di nomor kecepatan putri diraih atlet Tiongkok Deng Lijuan dengan catatan waktu 6,38 detik. Sementara itu, atlet Indonesia Putra Tri Ramadani menempati posisi keempat pada babak kualifikasi nomor kesulitan putra, sehingga berhak melanjutkan ke babak semifinal. Pertandingan semifinal dijadwalkan berlangsung Minggu pukul 09.00 waktu setempat (19.00 WIB), dengan final dijadwalkan pada pukul 18.00 waktu setempat (04.00 WIB, Senin).

Prestasi ini menjadi bukti kompetensi atlet Indonesia di berbagai disiplin panjat tebing, sekaligus memperkuat eksistensi negara di tingkat dunia. Kepastian lolos ke babak selanjutnya menunjukkan kesiapan fisik dan mental para atlet, yang telah melalui persiapan intensif sebelum bertanding. Hasil ini juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di cabang olahraga yang menuntut ketepatan, kecepatan, dan konsistensi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya