Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rapat KSSK Segera Digelar Usai MSCI Buka Konsultasi Reklasifikasi

Pertemuan Komite Stabilitas Sistem Keuangan digelar hari ini menyusul konsultasi MSCI soal perubahan status pasar saham Indonesia dari emerging ke standalone market.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 15.44 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 133x dibuka
Rapat KSSK Segera Digelar Usai MSCI Buka Konsultasi Reklasifikasi📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto telah menetapkan agenda pertemuan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada hari ini, Jumat, 16 Oktober 2026. Pertemuan ini disiapkan sebagai respons terhadap keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membuka konsultasi publik terkait perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia. Kegiatan ini dijadwalkan setelah pasar mengalami tekanan signifikan akibat isu tersebut, yang langsung memicu penurunan tajam terhadap indeks dan nilai tukar rupiah.

IHSG sempat berada di level 5.211,84 pada pukul 09.34 WIB, turun 651,94 poin atau 11,12% dari posisi pembukaan pagi. Pergerakan negatif dimulai dari level 5.393,92 pada pukul 09.00 WIB, dengan rentang harian berada antara 5.193,22 hingga 5.404,51. Pelemahan ini terjadi seiring kekhawatiran pasar atas potensi penurunan keterlibatan investor asing jika status pasar tidak memenuhi standar global.

MSCI mengumumkan rencana reklasifikasi pasar Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market, dengan penilaian akhir yang ditargetkan pada 30 Juni 2027. Alasan utama yang disebutkan mencakup kekhawatiran terkait transparansi kepemilikan saham, potensi perdagangan terkoordinasi, serta konsistensi penegakan aturan pasar. Meski regulator telah meluncurkan serangkaian reformasi, MSCI menilai belum terjadi perbaikan yang cukup signifikan dan berkelanjutan.

Sebagai dampaknya, MSCI memutuskan untuk mempertahankan status quo dalam indeks global. Tidak akan ada kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF), penambahan saham ke MSCI Indonesia Investable Market Index (IMI), maupun peningkatan kapitalisasi saham dalam indeks besar. Masyarakat dan pelaku pasar diberi kesempatan menyampaikan masukan hingga 30 April 2027, dengan kemungkinan evaluasi ulang jika terdapat bukti perbaikan substantif dalam tata kelola pasar.

Di sisi nilai tukar, rupiah mengalami tekanan signifikan. Pada perdagangan pagi, mata uang domestik dibuka melemah 0,33% ke posisi Rp17.980 per dolar AS. Dalam waktu dua menit, pelemahan memperdalam hingga menyentuh level Rp18.000/US$, menunjukkan ketidakpastian yang tinggi di pasar keuangan. Pertemuan KSSK menjadi momen strategis untuk menyelaraskan respons kebijakan guna menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya