Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Konser Kanye West di GBK
Dishub DKI Jakarta menerapkan penyesuaian arus lalu lintas di sekitar GBK selama konser Kanye West, mulai malam hingga dini hari, dengan pengalihan rute dan layanan transportasi khusus.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas khusus untuk menangani lonjakan arus kendaraan akibat penyelenggaraan konser Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (24/10) malam. Acara yang berlangsung dari pukul 20.00 hingga 23.30 WIB ini mengharuskan penyesuaian rute di sejumlah jalan utama di sekitar kawasan Senayan, termasuk Jalan Gerbang Pemuda, Asia Afrika, dan Pintu Satu Senayan. Tujuannya adalah meminimalkan kemacetan dan memastikan mobilitas tetap terjaga.
Pengendara dari arah selatan, seperti dari Blok M menuju Slipi atau Tanah Abang, diarahkan melewati Jalan Sultan Iskandar Muda, memutar di depan Gandaria City, lalu menyusuri Teuku Nyak Arief dan Tentara Pelajar. Dari sana, arus dapat dilanjutkan ke Penjernihan I untuk tujuan utara atau Letjen S. Parman untuk arah barat. Rute alternatif bagi yang menuju Kampung Melayu melalui Senopati, Kapten Tendean, hingga Casablanca juga disiapkan. Sementara dari arah utara, seperti dari Tanah Abang atau Bundaran HI ke Blok M, dilakukan pengalihan melalui Penjernihan I, Pejompongan Raya, dan Tentara Pelajar menuju Teuku Nyak Arief.
Untuk pengguna jalan dari arah barat, khususnya Slipi, yang ingin menuju selatan, diwajibkan melewati Tentara Pelajar, kemudian melalui Pakubuwono VI dan Panglima Polim. Sementara arus dari Slipi ke arah timur tetap mengikuti Jalan Gatot Subroto dan MT Haryono. Sebaliknya, kendaraan dari timur yang berangkat ke Blok M atau Slipi dapat memanfaatkan rute MT Haryono, Kapten Tendean, Wolter Monginsidi, hingga Trunojoyo. Setelah konser berakhir, mulai pukul 01.00 WIB, arus dari Gatot Subroto menuju Gerbang Pemuda dan Flyover Ladokgi diarahkan ke rute alternatif untuk menghindari penumpukan.
Sebagai upaya pengendalian, Dishub DKI mengimbau warga yang tidak terlibat langsung dalam acara untuk menghindari kawasan Senayan. Layanan transportasi publik diperpanjang, termasuk MRT Jakarta yang beroperasi hingga pukul 01.30 WIB. Shuttle bus juga disediakan mulai pukul 23.00 hingga 01.30 WIB, berangkat dari Pintu 10 GBK menuju Terminal Blok M. Transjakarta tetap beroperasi normal dengan penyesuaian ritme jika diperlukan.
Bagi penonton yang membawa kendaraan pribadi, terdapat 19 titik kantong parkir resmi yang tersebar di sekitar GBK, mulai dari FX Sudirman, Plaza Senayan, Senayan City, hingga gedung-gedung perkantoran dan mal di kawasan pusat kota seperti Grand Indonesia, Menara BCA, dan Thamrin Nine Complex. Seluruh fasilitas ini disiapkan untuk menampung kendaraan secara terkendali dan memastikan kenyamanan serta keamanan seluruh pengguna jalan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Konser Kanye West di GBK Siap Digelar dengan Aturan Ketat
Konser Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno digelar pada 24 Oktober dengan jadwal masuk terpisah berdasarkan kategori tiket dan aturan ketat soal barang bawaan serta akses khusus.
23 Oktober 2026

20 Ribu Turis Asing Sambangi Jakarta untuk Konser Kanye West
Sebanyak 20.500 penonton asing dipastikan hadir di konser Kanye West di GBK, 24 Oktober 2026, menjadi acara tunggal pertama di Indonesia dari tur globalnya.
23 Oktober 2026

Lalu Lintas Padat di Senayan, Pengendara Diminta Waspadai Rekayasa
Pada 24 Oktober 2026, kawasan GBK dan Senayan diprediksi mengalami kepadatan tinggi akibat empat acara besar, termasuk Jakarta Running Festival, dengan pengalihan rute dan penyesuaian layanan Transjakarta.
23 Oktober 2026

Billy Joel Hentikan Aktivitas Berkendara dan Manggung karena Penyakit Otak Langka
Musisi legendaris Billy Joel menghentikan aktivitas mengemudi dan tampil di panggung akibat diagnosis normal pressure hydrocephalus yang memengaruhi fungsi kognitif dan sensoriknya.
22 Oktober 2026
Berita Lainnya

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

