Selasa, 13 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rektor Terpilih UHO Diminta Wujudkan Kampus Berdampak

Wamendikti Sainstek dorong rektor terpilih Universitas Halu Oleo ciptakan kampus yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 15.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah melalui Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menekankan pentingnya peran rektor terpilih Universitas Halu Oleo (UHO) dalam mewujudkan visi kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah Sulawesi Tenggara. Harapan ini disampaikan dalam rapat koordinasi terkait pengelolaan perguruan tinggi di wilayah timur Indonesia.

Rektor terpilih diminta memastikan bahwa kebijakan dan program yang dikembangkan tidak hanya berfokus pada pencapaian indikator kinerja internal, tetapi juga menjawab kebutuhan lokal. Fokus utama adalah transformasi pendidikan tinggi menjadi pusat inovasi, pengembangan teknologi, serta pendampingan bagi pelaku usaha mikro dan menengah di wilayah terpencil. Dengan demikian, UHO diharapkan menjadi mitra strategis dalam pembangunan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Wamendikti Sainstek menegaskan bahwa kampus harus mampu menjembatani antara dunia akademik dengan dunia industri dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini perlu diperkuat melalui penelitian terapan, penerapan hasil riset, serta pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar. Tujuannya adalah menciptakan lulusan yang siap kerja dan mampu berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Pimpinan universitas juga diminta memperhatikan aspek keberlanjutan, termasuk pengelolaan sumber daya, pengembangan infrastruktur digital, serta penguatan budaya akademik yang berbasis pada integritas dan keberpihakan sosial. Dengan pendekatan ini, UHO diharapkan mampu menjadi pusat inspirasi dan penggerak perubahan di wilayah yang secara geografis strategis namun masih menghadapi tantangan akses dan kualitas layanan publik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya