Ribuan Bakat Muda Bersaing di Blispi Youth Cup 2026
Turnamen sepak bola usia dini Blispi Youth Cup 2026 di Bekasi menampilkan 2.150 pemain dari 74 tim, dengan dukungan Ketua DPD RI dan pelatih Shin Tae-yong untuk menjaring talenta nasional.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Sebanyak 2.150 pesepak bola muda dari 74 tim berlaga dalam Blispi Youth Cup 2026 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada periode 25 hingga 28 Oktober 2026. Kompetisi ini menjadi ajang penjaringan bakat usia 10, 12, 14, dan 16 tahun yang diselenggarakan sebagai bagian dari upaya sistematis membangun fondasi sepak bola nasional dari tingkat pelajar.
Ketua Umum Blispi, Subagja Suihan, menekankan bahwa turnamen tahun ini memiliki ciri khas karena mendapat dukungan langsung dari Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin dalam pembinaan sepak bola anak-anak. Ia menyampaikan bahwa tujuan utama adalah menciptakan jalur reguler dari daerah terpencil menuju kompetisi nasional melalui Piala Ketua DPD RI. Blispi, yang telah berdiri sejak 2013, menjadi wadah pembinaan berjenjang yang telah melahirkan sejumlah pemain nasional seperti Bagas Kaffa, Bagus Kahfi, Ernando Ari, Septian David Maulana, dan Egy Maulana Vikri.
Kehadiran Shin Tae-yong, mantan pelatih tim nasional Indonesia, dalam turnamen ini diharapkan menjadi motivasi bagi peserta untuk menunjukkan potensi terbaik mereka. Blispi juga menyatakan rencana memilih 18 pemain terbaik untuk menjalani pembinaan lanjutan di Korea Selatan, dengan keterlibatan Shin Tae-yong dan Simon Tahamata. Subagja menegaskan bahwa Blispi telah mengumpulkan data pemain yang dapat diserahkan ke pelatih asal Korea tersebut, sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua DPD RI, menegaskan bahwa turnamen ini lahir dari keyakinan bahwa Indonesia memiliki banyak bakat sepak bola di daerah yang belum terakses pembinaan berkualitas. Ia menekankan pentingnya pendampingan sejak usia dini, bukan hanya kompetisi semata. Menurutnya, dengan populasi hampir 300 juta jiwa, Indonesia seharusnya mampu menemukan pemain-pemain berkelas dari seluruh penjuru nusantara.
Ia menilai kerja sama dengan Blispi sebagai langkah konkret dalam menjangkau potensi muda dari berbagai wilayah, dengan dukungan pelatih profesional seperti Shin Tae-yong. Ia optimistis bahwa dengan pendekatan sistemik dan berkelanjutan, masa depan sepak bola Indonesia akan lebih cerah. "Indonesia punya masa depan cemerlang, tapi pekerjaan masih banyak. Kita mulai dari awal, dari sekolah, dari anak-anak," ujarnya, menutup harapan terhadap turnamen sebagai pintu masuk bagi generasi emas sepak bola nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Pembatalan balapan Moto3 Australia 2026 menimbulkan kekecewaan bagi Veda Ega yang siap tampil optimal, sementara Hakim Danish justru mendapat keuntungan karena tidak harus tampil dari posisi bawah.
25 Oktober 2026

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Pembatalan balapan di Phillip Island karena kabut tebal tak ubahnya mempertahankan posisi klasemen tanpa perubahan, dengan Marc Marquez tetap memimpin.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Anti-Sistem di Barcelona Ricuh, 100 Orang Ditangkap
Aksi protes 'anti-sistem' di Barcelona pada Sabtu malam berujung kerusuhan, penjarahan toko, dan pembakaran fasilitas umum, menyebabkan 100 orang ditangkap, termasuk anak di bawah umur.
25 Oktober 2026

Kolaborasi Digital dan Olahraga Dorong Promosi Wisata Indonesia
Inisiatif integrasi olahraga, komunitas, dan gim digital diluncurkan untuk memperluas promosi destinasi wisata melalui rangkaian acara di Jakarta 2026.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.43 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA
Obama Sindir Trump Soal Renovasi Gedung Putih Saat Kampanye
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.29 WITA

Aksi Protes Massal Guncang Eropa dalam Sepekan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.29 WITA

