Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika

Richard Lee menanggapi penangguhan penahanan dengan menyatakan tidak akan meladeni serangan lawan dengan logika semata, mengikuti nasihat guru dan sahabatnya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Richard Lee mengungkapkan sikapnya yang kini lebih tenang menyusul keputusan hakim yang mengabulkan penangguhan penahanan terhadap dirinya. Ia menekankan bahwa keputusan hukum tersebut bukan akhir dari proses, melainkan bagian dari dinamika yang harus diterima dengan kesabaran. Dalam pernyataan usai sidang di Pengadilan Negeri Tangerang, ia menyampaikan bahwa dirinya kini lebih memilih mengikuti nasihat dari para guru dan sahabat terdekat.

Menurut Lee, melawan pihak yang memiliki kecerdasan tinggi—yang ia sebut sebagai “iblis”—dengan logika saja justru tidak efektif. Ia menekankan bahwa lawan yang dimaksud tidak peduli pada keabsahan atau legalitas, bahkan mampu mengabaikan aspek formal jika dianggap menguntungkan. Ungkapan ini menjadi penekanan bahwa perjuangan hukum tidak hanya soal argumen, tetapi juga aspek kebijaksanaan dan strategi.

Ia juga menyiratkan adanya dugaan manipulasi fakta dan upaya ekonomi besar yang diduga terjadi di balik kasus yang menjeratnya. Meski tidak menyebutkan secara eksplisit, Richard Lee menegaskan bahwa ada elemen yang jauh lebih kompleks dari sekadar proses hukum, termasuk kemungkinan pemerasan bernilai ratusan miliar rupiah. Pernyataan ini menjadi isyarat bahwa ia melihat kasusnya sebagai bagian dari konflik yang melibatkan kekuasaan dan kepentingan tersembunyi.

Kendati demikian, Lee tetap mempertahankan sikap profesional dan menjaga sikap tidak menyerang secara langsung. Ia menegaskan bahwa keputusan hukum harus dihargai, sementara kewaspadaan terhadap upaya memutarbalikkan fakta tetap menjadi prinsip yang ia pegang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya