Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rifat dan El Mayka Jadi Juara di Sirkuit KITB

Duet ayah-anak Rifat Sungkar dan El Mayka berhasil keluar sebagai juara Kelas R3 dalam putaran keempat Kejurnas Sprint Rally 2026 di Batang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 12.08 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Rifat dan El Mayka Jadi Juara di Sirkuit KITB📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Tim RS-Telkomsel 5G kembali menunjukkan dominasinya di ajang Kejurnas Sprint Rally 2026 setelah meraih kemenangan pada putaran keempat yang digelar di Sirkuit Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Dalam pertarungan ketat, pasangan ayah-anak Rifat Sungkar dan El Mayka Rifat Sungkar sukses merebut gelar juara di kelas R3, sekaligus menjadi juara grup R, menegaskan posisi mereka sebagai salah satu duet terkuat di ajang tersebut. Kemenangan ini juga menjadi bukti nyata dari proses pembinaan berkelanjutan dalam program The Legend Continues yang digagas oleh Rifat.

Karakteristik lintasan KITB yang penuh debu, batu, dan permukaan bergelombang menjadi tantangan besar bagi semua peserta. Namun, El Mayka justru melihatnya sebagai momen penting untuk mengasah kemampuan navigasi. Ia menyebut bahwa kondisi lintasan yang berbeda dari sebelumnya memberikan pengalaman berharga, terutama dalam membaca trek dan menjaga komunikasi dengan sang pembalap. “Sirkuit ini sangat menantang, tapi sangat menyenangkan. Sekarang saya merasa lebih konsisten dalam memberikan informasi selama balapan,” ujarnya.

Perkembangan El Mayka sebagai navigator mencatat kemajuan signifikan, terutama dalam hal ketepatan jarak dan penentuan intonasi. Rifat mengakui bahwa meski dirinya sempat mengalami kesalahan perhitungan jarak, catatan yang dibuat Mayka tetap akurat. Ia juga memuji detail dalam penyusunan pace note yang kini mencakup informasi spesifik seperti posisi batu dan kondisi permukaan tertentu. “Dia sudah mulai membuat marking yang bisa jadi acuan jika terjadi kesalahan. Ini bukti bahwa dia sudah memahami secara mendalam,” kata Rifat.

Program The Legend Continues bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan proses pendidikan bertahap yang mencakup pembelajaran membaca lintasan, menyusun catatan, menentukan jarak, hingga membangun sinergi komunikasi yang efektif. Kemenangan di KITB menjadi bukti bahwa pendekatan ini efektif dalam mempersiapkan generasi muda untuk berkiprah di dunia reli. Rifat juga menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara serta mitra strategis seperti Telkomsel, BRI, Belkote, Kitawrapin, dan Global Jaya School atas dukungan yang konsisten.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya