Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Romeny Jadi Pemain Kunci di Lini Depan Timnas Indonesia

Pelatih John Herdman menurunkan Ole Romeny sebagai starter dalam laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand, dengan susunan pemain yang menunjukkan kepercayaan penuh pada komposisi terbaik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 21.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Romeny Jadi Pemain Kunci di Lini Depan Timnas Indonesia📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Timnas Indonesia menghadapi Thailand dalam laga final turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 dengan susunan pemain yang menunjukkan strategi konsisten dari pelatih John Herdman. Emil Audero dipilih sebagai penjaga gawang utama, kembali menggantikan posisi yang sempat ditinggalkan dalam dua pertandingan sebelumnya. Kembali dipercaya, kiper asal Rayo Vallecano ini menjadi andalan di lini pertahanan yang dibangun dengan solid oleh tiga bek tengah: Kevin Diks, Elkan Baggott, dan Justin Hubner.

Di lini tengah, Herdman mempertahankan formasi yang telah terbukti efektif. Joey Pelupessy dipertahankan sebagai tulang punggung lini tengah, menjalankan peran penting dalam transisi antara bertahan dan menyerang. Ia didampingi Thom Haye, yang kembali tampil setelah menerima kartu merah dalam pertandingan sebelumnya. Di sisi sayap, Calvin Verdonk berada di posisi kiri dengan peran ganda dalam bertahan dan menyerang, sementara Ragnar Oratmangoen mengisi sisi kanan sebagai penggerak serangan.

Di lini depan, Herdman menempatkan tiga penyerang dengan kekuatan berbeda untuk menghadapi pertahanan Thailand yang dikenal tangguh. Ole Romeny, yang sempat menjalani latihan terpisah sehari sebelum laga, akhirnya dipilih sebagai starter. Kehadirannya menjadi harapan besar setelah sebelumnya tampil sebagai kunci dalam tiga pertandingan sebelumnya. Ia akan berduet dengan Mitchell Baker dan Luke Vickery dalam upaya membongkar lini belakang War Elephant.

Pertandingan ini menjadi ujian utama bagi skuad Merah Putih yang berambisi meraih gelar juara pertama dalam sejarah turnamen ini. Dengan komposisi pemain yang menunjukkan kepercayaan penuh dari pelatih, setiap elemen tim diminta menjalankan perannya secara optimal untuk meraih kemenangan. Kemenangan bukan hanya soal gelar, tetapi juga bentuk pembuktian terhadap perkembangan sepak bola Indonesia di kancah regional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya