Rupiah Kokoh di Rp17.992 per Dolar AS, Didorong Sentimen Risiko Membaik
Rupiah menguat 0,30 persen menjadi Rp17.992 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa, didukung perbaikan sentimen pasar dan antisipasi kenaikan suku bunga BI.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 17.58 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 86x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah ditutup menguat pada akhir perdagangan Selasa (20/10), berada di posisi Rp17.992 per dolar AS. Penguatan sebesar 54 poin atau 0,30 persen ini terjadi setelah sebelumnya sempat mengalami tekanan akibat ketidakpastian pasar. Pergerakan ini menunjukkan kembali kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi domestik, terutama setelah kekhawatiran terkait penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia mulai mereda.
Di kawasan Asia, pergerakan mata uang beragam, namun sejumlah mata uang utama seperti yuan China, dolar Singapura, yen Jepang, dan won Korea Selatan menguat. Sementara itu, peso Filipina dan ringgit Malaysia melemah tipis. Di sisi lain, mata uang utama negara maju seperti euro, poundsterling, dolar Australia, dolar Kanada, dan franc Swiss juga menguat terhadap dolar AS, mencerminkan kenaikan sentimen risiko global.
Analis DOO Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah dipengaruhi oleh perbaikan sentimen risiko dalam negeri. Ia menyebut bahwa kekhawatiran terhadap ancaman penurunan peringkat pasar ekuitas Indonesia kini mulai surut, sehingga menarik aliran modal masuk ke instrumen keuangan lokal. Selain itu, pasar juga memperkirakan Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar Rabu (21/10).
Namun, penguatan rupiah dibatasi oleh kenaikan harga minyak mentah global. West Texas Intermediate (WTI) kembali menyentuh level US$100 per barel, menimbulkan tekanan terhadap nilai tukar rupiah karena meningkatkan defisit neraca perdagangan. Meski demikian, dinamika pasar tetap mendukung rupiah bergerak stabil di level yang lebih kuat dibandingkan sebelumnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

