Rupiah Melemah Akibat Kenaikan Harga Minyak Global
Pelemahan rupiah ke level Rp18.074 per dolar AS dipicu lonjakan harga minyak akibat ancaman serangan drone dan rudal dari kelompok Houthi ke infrastruktur minyak Arab Saudi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 32x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mengalami penurunan pada awal perdagangan Jumat, mencapai Rp18.074 per dolar AS, melemah 14 poin atau 0,08 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya. Pergerakan ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik yang memicu kenaikan harga minyak global, yang berdampak langsung terhadap pasar keuangan di kawasan. Kenaikan harga komoditas energi menjadi faktor utama yang mendorong pelemahan mata uang lokal.
Kenaikan harga minyak dipicu oleh pernyataan kelompok Ansarullah Yaman yang mengumumkan rencana menyerang fasilitas minyak Arab Saudi di Yanbu dan Bandara Dammam. Serangan drone terhadap ladang minyak Shaybah milik Saudi Aramco pada Kamis (22/10) memperparah kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi di kawasan Timur Tengah. Harga minyak mentah Brent melonjak menjadi 111,40 dolar AS per barel, naik 2,4 persen, sementara West Texas Intermediate (WTI) mencapai 99,30 dolar AS per barel, naik 2,22 persen.
Ketegangan regional juga diperkuat dengan keputusan Amerika Serikat yang meminta sebagian personel diplomatik dan keluarga mereka untuk meninggalkan misi di Arab Saudi. Selain itu, Ansarullah melancarkan empat serangan drone dan rudal dalam 48 jam terakhir, menyerang kantor Kementerian Pertahanan Saudi di Riyadh, Bandara King Fahd di Dammam, fasilitas milik Saudi Aramco di Yanbu, serta Bandara Abha di wilayah barat daya. Juru bicara militer kelompok tersebut, Yahya Sarea, menyatakan semua target mengalami kerusakan langsung, termasuk kebakaran di fasilitas minyak dan gangguan lalu lintas udara.
Di pasar obligasi, pergerakan imbal hasil beragam pada perdagangan Kamis (22/10). Obligasi pemerintah tenor 5 tahun naik ke 7,25 persen, bertambah 41 basis points, sementara tenor 10 tahun turun tipis menjadi 7,42 persen. Sementara itu, kepemilikan asing atas obligasi pemerintah turun sebesar Rp3,66 triliun menjadi Rp914 triliun per Rabu (21/10), atau setara dengan 13,02 persen dari total beredar. Volume perdagangan juga menyusut menjadi Rp18,28 triliun, lebih rendah dari Rp24,39 triliun pada sesi sebelumnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

