Rupiah Melemah ke Rp18.045 per Dolar AS
Rupiah berakhir melemah ke level Rp18.045 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis, didorong tekanan eksternal dan kenaikan harga minyak global.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 15x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kurs rupiah menguatkan posisi melemahnya pada penutupan perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026, menempatkan nilai tukar di Rp18.045 per dolar AS. Penurunan ini mencatatkan penurunan harian sebesar 0,25% atau 45 poin dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di Rp18.000. Pergerakan harian berlangsung dalam kisaran Rp18.010 hingga Rp18.050, dengan penutupan mendekati titik terlemah sepanjang hari.
Meskipun indeks dolar AS (DXY) mengalami pelemahan sebesar 0,20% ke posisi 101,575 pada pukul 15.00 WIB, dolar tetap bertahan di atas level 101. Keberlanjutan dukungan terhadap greenback berasal dari ekspektasi ketahanan ekonomi Amerika Serikat, termasuk pertumbuhan sektor kecerdasan buatan yang memperkuat optimisme terhadap prospek pertumbuhan ekonomi jangka menengah.
Pergerakan pasar juga dipengaruhi oleh prospek kebijakan moneter global yang akan diputuskan pekan depan, termasuk The Fed, Bank Sentral Eropa, dan Bank of Japan. Ketiga bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, namun pasar akan menilai pernyataan mereka untuk menilai arah kebijakan ke depan. The Fed diperkirakan akan menahan suku bunga di kisaran 3,75-4,00% pada Oktober, sementara peluang kenaikan pada Desember masih menjadi perhatian pasar.
Kenaikan harga minyak dunia turut menjadi faktor tekanan tambahan. Harga minyak mentah Brent naik 2,59% menjadi US$111,64 per barel, dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Sebagai negara pengimpor minyak bersih, kenaikan harga minyak berpotensi memperbesar defisit neraca perdagangan dan meningkatkan kebutuhan dolar AS untuk pembiayaan impor, sekaligus menambah tekanan inflasi domestik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

