Rupiah Melemah ke Rp18.076 per Dolar AS di Awal Pekan
Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp18.076 per dolar AS pada perdagangan Jumat pagi, melemah 0,09 persen dari penutupan sebelumnya.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 12.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah tercatat melemah ke level Rp18.076 per dolar AS pada awal perdagangan Jumat (23/10). Penurunan ini mencatatkan penurunan sebesar 16 poin atau 0,09 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya, menunjukkan tekanan terhadap mata uang domestik di awal pekan. Pergerakan tersebut terjadi di tengah ketidakstabilan sentimen global yang memengaruhi pasar keuangan di kawasan Asia dan negara maju.
Di kawasan Asia, pergerakan nilai tukar mata uang beragam. Peso Filipina menguat 0,17 persen, sedangkan won Korea Selatan terapresiasi 0,27 persen. Yuan China bergerak stagnan, sementara ringgit Malaysia, dolar Singapura, yen Jepang, dan dolar Hong Kong mengalami penurunan masing-masing 0,02 persen, 0,02 persen, 0,11 persen, dan 0,06 persen. Di pasar negara maju, dolar Kanada menguat tipis 0,01 persen, sementara euro, pound sterling Inggris, dolar Australia, dan franc Swiss melemah antara 0,05 hingga 0,12 persen.
Analis pasar keuangan dari DOO Financial Futures, Lukman Leong, menilai tekanan terhadap rupiah dipicu oleh meningkatnya sentimen penghindaran risiko di pasar global. Faktor-faktor seperti kekhawatiran terhadap perkembangan kecerdasan buatan (AI), ketegangan geopolitik di Timur Tengah, serta kondisi fiskal Prancis yang memburuk turut memperkuat aliran modal keluar dari aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang seperti rupiah.
Namun, Lukman menyebut masih ada ruang bagi rupiah untuk memperoleh dukungan jika sentimen pasar saham dalam negeri tetap positif. Jika investor terus menunjukkan minat terhadap aset domestik, maka pergerakan rupiah bisa terkendali. Ia memperkirakan rentang pergerakan rupiah pada hari ini berada antara Rp17.900 hingga Rp18.100 per dolar AS.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
OJK imbau masyarakat bijak manfaatkan akses pembiayaan digital dengan tetap mempertimbangkan kemampuan membayar dan pemahaman risiko yang melekat.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, EMA: Tak Ganggu Ketersediaan
Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 juta kaki kubik harian, tetapi otoritas energi Singapura menegaskan ketersediaan pasokan tetap terjaga.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, EMA Jamin Stabilitas Pasokan
Pemerintah Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 BBTUD, namun otoritas energi Singapura menegaskan pasokan tetap aman berkat cadangan dan diversifikasi sumber.
25 Oktober 2026

Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura untuk Jaga Ketersediaan Dalam Negeri
Pemerintah Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 BBTUD mulai 24 Oktober 2026 demi menjamin pasokan energi nasional, khususnya untuk sektor kelistrikan.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

GR Garage Ukir Prestasi di Kejurnas ITCR 1200 dan OMR 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.13 WITA

