Rupiah Terjaga di Dekat Rp18 Ribu Meski Tekanan Global Meningkat
BI menegaskan rupiah tetap stabil di kisaran Rp18 ribu per dolar AS akibat tekanan inflasi AS, ekspektasi kenaikan suku bunga, dan volatilitas minyak global, meski cadangan devisa masih kuat.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 15.48 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 62x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah pada akhir September 2026 masih berada di level dekat Rp18.000 per dolar AS, menunjukkan tekanan eksternal yang cukup kuat. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia, Erwin G. Hutapea, menjelaskan bahwa faktor utama yang mendorong kenaikan dolar AS berasal dari inflasi AS yang melampaui perkiraan pasar, serta ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih agresif dari The Federal Reserve. Kondisi ini memicu sentimen risk-off di pasar global, yang kemudian mendorong penguatan dolar AS secara luas.
Ketidakpastian lanjutan konflik di Timur Tengah turut berkontribusi terhadap harga minyak yang tetap berada di atas US$105 per barel, memperbesar risiko fiskal global. Indeks dolar AS (DXY) sempat mencapai level tertinggi sejak Mei 2025, sementara imbal hasil obligasi AS tenor 2 tahun naik 12 basis poin menjadi 4,90 persen. Penguatan ini menggerakkan arus keluar modal dari aset negara berkembang, termasuk Indonesia, yang berdampak pada tekanan terhadap nilai tukar rupiah.
Namun, BI menegaskan bahwa pelemahan rupiah secara kuartal (QTD) terbatas hanya 0,17 persen, yang masih sejalan dengan tren mata uang kawasan Asia. Hal ini menunjukkan ketahanan fundamental ekonomi domestik meski menghadapi tekanan eksternal. Cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2026 tercatat sebesar US$146,3 miliar, yang dianggap cukup untuk menopang stabilitas keuangan nasional dalam jangka menengah.
Untuk menjaga keseimbangan pasar, BI aktif melakukan intervensi melalui berbagai instrumen, termasuk transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, serta transaksi spot dan DNDF di pasar domestik. Selain itu, pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder juga dilakukan sebagai bagian dari strategi manajemen likuiditas. Koordinasi intensif dengan pelaku pasar dan korporasi juga terus dilakukan untuk menjaga kredibilitas kebijakan moneter.
Tujuan utama dari semua langkah tersebut adalah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sesuai dengan fundamental ekonomi, bukan menargetkan level tertentu. BI menegaskan bahwa mekanisme pasar tetap menjadi acuan utama, sementara intervensi dilakukan hanya sebagai alat pendukung agar tidak mengganggu efisiensi pasar. Dengan pendekatan terukur dan komunikasi transparan, BI berkomitmen menjaga ketahanan sistem keuangan nasional di tengah volatilitas global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sekjen D-8 tegaskan peran strategis negara anggota dalam menjaga stabilitas global dan memperkuat kerja sama ekonomi melalui transformasi hijau dan digital.
24 Oktober 2026

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Monako meraih posisi teratas dalam indeks tempat tinggal terbaik dunia 2026 berdasarkan evaluasi lima aspek kunci, termasuk kualitas hidup dan keamanan.
24 Oktober 2026

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Transmart menggelar Full Day Sale pada 25 Oktober 2026 dengan diskon hingga 50% + 20% khusus pemegang kartu kredit Bank Mega, Mega Syariah, dan Mandiri.
24 Oktober 2026

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Di Glodok, Jakarta Barat, mayoritas kipas angin merek lokal dirakit dalam negeri, tetapi sebagian besar komponennya berasal dari China, didukung harga kompetitif dan kebutuhan industri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

