Rusia Dilemahkan di Ukraina, Tidak Mampu Serang NATO Secara Besar-besaran
Menteri Luar Negeri Polandia menegaskan Rusia tak punya kapasitas militer untuk menyerang NATO secara besar-besaran karena seluruh kekuatannya masih terkonsentrasi di Ukraina.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 23.05 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 17x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Polandia mengungkapkan bahwa Rusia kini berada dalam kondisi kritis secara militer, sehingga tidak memiliki kemampuan untuk melancarkan agresi besar-besaran terhadap aliansi NATO. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Radoslaw Sikorski dalam wawancara dengan media publik nasional, menekankan bahwa seluruh sumber daya militer Moskow masih dikerahkan dalam konflik di Ukraina.
Sikorski menyatakan bahwa meskipun ada indikasi adanya rencana besar dari Moskow, kemungkinan pelaksanaannya terbatas karena keterbatasan kapasitas. Ia menegaskan bahwa hanya Presiden Vladimir Putin yang mengetahui rencana tersebut, namun pihaknya tetap mengingatkan seluruh sekutu untuk tidak lengah dan tetap waspada terhadap ancaman yang mungkin muncul.
Menurutnya, Rusia kemungkinan akan memilih strategi provokatif skala kecil yang dirancang untuk memicu perbedaan pendapat di antara negara-negara anggota NATO. Upaya semacam ini bertujuan untuk melemahkan solidaritas aliansi, khususnya dalam menentukan kapan Pasal 5 — yang mengatur pertahanan bersama — harus diberlakukan.
Dalam konteks yang lebih luas, ketegangan di kawasan Eropa Timur terus meningkat seiring eskalasi konflik Rusia-Ukraina yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Beberapa waktu terakhir, terjadi peningkatan pelanggaran wilayah udara dan tindakan sabotase yang dilaporkan oleh negara-negara Eropa, yang dikaitkan dengan strategi perang hibrida dari Moskow.
Polandia menekankan pentingnya kesiapan strategis dan koordinasi cepat dalam menghadapi ancaman yang bersifat tidak langsung namun berpotensi memecah belah. Dengan tetap mengacu pada informasi intelijen dari berbagai sumber, Warsawa menilai bahwa Rusia kini lebih fokus mempertahankan posisinya di Ukraina daripada memulai konflik baru dengan NATO.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mojtaba Khamenei Klaim Keberhasilan Usir Musuh dari Laut Arab
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pasukan musuh telah ditarik dari perairan selatan Iran hingga ke Laut Arab, sekaligus menegaskan rencana membersihkan wilayah tersebut dari kehadiran lawan.
28 September 2026

Trump Dikabarkan Tawarkan Senjata AS Langsung ke Xi Jinping
Mantan Duta Besar AS untuk China mengungkap bahwa Presiden Trump pernah menawarkan penjualan senjata secara langsung kepada Presiden Xi Jinping, menimbulkan kekhawatiran di kalangan sekutu AS di Asia.
28 September 2026

Thom Haye Dikartu Merah, Indonesia Tertahan Malaysia di Laga Kunci
Timnas Indonesia harus bermain dengan 10 pemain usai Thom Haye dikartu merah menit ke-37, setelah pelanggaran yang direvisi oleh VAR, membuat kans lolos ke final terancam.
28 September 2026

Iran Negasi Keterlibatan dalam Rencana Serangan ke RAF Fairford
Kedutaan Besar Iran di Inggris menolak tegas tuduhan terkait rencana serangan ke pangkalan udara RAF Fairford, sekaligus ancam tindakan hukum atas narasi yang dianggap menyesatkan.
28 September 2026
Berita Lainnya

IHSG Terpanggang di 6.181 Usai Batas Harga Saham Rp1 Diberlakukan
Senin, 28 September 2026, 23.27 WITA

28 Saham Sentuh Level Rp43 Pasca Penurunan Batas Harga Minimum
Senin, 28 September 2026, 23.27 WITA

Subsidi BBM dan LPG 3 Kg Dipangkas untuk 2027
Senin, 28 September 2026, 23.27 WITA

BEI Bantah Aturan Harga Saham Rp1 Picu Penurunan IHSG
Senin, 28 September 2026, 23.26 WITA

Bayan Jamin Operasional Normal PascaTransaksi Saham 30 Persen
Senin, 28 September 2026, 23.26 WITA

BEI Mulai Short Selling 1 Oktober, Wajib Setor Rp50 Juta
Senin, 28 September 2026, 23.25 WITA

Pemerintah Tancap Gas Bangun Ekosistem Peternakan Terintegrasi
Senin, 28 September 2026, 23.25 WITA

Pilot dan Tahanan Bersatu Selamatkan Penumpang di Pulau Terpencil
Senin, 28 September 2026, 23.20 WITA

