Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Russell Brand Diduga Jadi Predator Seksual dalam Sidang Pemerkosaan

Aktor Inggris Russell Brand kembali menjadi sorotan setelah jaksa menyebutnya sebagai predator seksual yang terorganisir dalam sidang dugaan pemerkosaan di London.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 15.45 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 36x dibuka
Russell Brand Diduga Jadi Predator Seksual dalam Sidang Pemerkosaan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Russell Brand, aktor dan komedian berusia 49 tahun, kembali menghadapi proses hukum serius di Pengadilan Southwark Crown, London, dengan dakwaan tiga kasus pemerkosaan, tiga pelecehan seksual, dan satu penyerangan tidak senonoh. Ia tetap membantah semua tuduhan dan menegaskan tidak bersalah. Dalam sidang yang dikawal juri delapan pria dan empat wanita, jaksa penuntut umum menggambarkan Brand sebagai sosok yang memiliki nafsu seksual yang tidak terkendali dan cenderung mengendalikan korban melalui manipulasi emosional.

Pihak penuntut mengungkap bahwa keenam korban, yang identitasnya dilindungi seumur hidup, tidak saling mengenal dan melaporkan insiden secara independen, terjadi antara 1999 hingga 2009. Jaksa Riel Karmy-Jones KC menekankan bahwa Brand dikenal memiliki pola perilaku yang terstruktur: mengatakan apa yang ingin didengar korban demi memenuhi keinginan seksualnya, lalu menunjukkan sikap acuh setelah memperoleh apa yang diinginkan. Ia digambarkan sebagai pribadi yang egois dan tidak memedulikan batas personal orang lain.

Salah satu kasus yang dibahas adalah insiden tahun 1999 terhadap perempuan berusia 20-an yang mengira Brand adalah gay. Korban mengundangnya ke kamar hotel untuk membuat teh setelah bertemu di acara Partai Buruh. Setelah keluar dari kamar mandi, ia terkejut melihat Brand setengah telanjang dan berlompat-lompat seperti burung unta, lalu diduga kuat menarik pakaian dalamnya dan melakukan pemerkosaan. Insiden lain terjadi pada 2001 saat seorang pegawai MTV diminta menunjukkan arah toilet, namun Brand mencoba menariknya secara agresif ke dalam ruangan, hingga korban berhasil melawan dan melarikan diri.

Dalam sidang, Brand tampil dengan setelan jas hitam, kemeja bergaris, dasi putih yang terbuka, dan kacamata hitam. Ia datang bersama istrinya, Laura Gallacher, sambil menggenggam erat tangan sang istri. Saat ditemui awak media, ia menyampaikan harapan akan hasil yang positif dari proses hukum ini, meski mengakui merasa cemas. Di dalam ruang sidang, ia terlihat sibuk mengusap-usap batu kecil di tangan, menunjukkan ketegangan yang dirasakan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya