Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Samsung Mulai Produksi Massal Exynos 2700 untuk Galaxy S27

Samsung resmi memulai produksi massal chip Exynos 2700 untuk varian dasar, Plus, dan Pro Galaxy S27, dengan peningkatan volume hingga 10 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 15.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 13x dibuka
Samsung Mulai Produksi Massal Exynos 2700 untuk Galaxy S27📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Samsung Electronics telah memulai tahap produksi penuh untuk prosesor Exynos 2700, yang akan menjadi otak utama dalam lini Galaxy S27 Series. Proses produksi dimulai di fasilitas foundry front-end dengan skala penuh, menandai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat penggunaan chipset buatan dalam negeri. Volume produksi Exynos 2700 diperkirakan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan Exynos 2600, seiring dengan ekspansi lini produk yang kini mencakup varian Pro baru.

Kehadiran model Pro dalam seri S27 menjadi alasan utama peningkatan produksi, yang menunjukkan kepercayaan Samsung terhadap kinerja dan efisiensi Exynos 2700. Divisi Mobile eXperience (MX) kini telah menentukan kebutuhan produksi untuk tiga varian tersebut, setelah sebelumnya belum menetapkan rasio penggunaan chip. Keputusan ini menandai peningkatan peran Exynos dalam strategi produk global Samsung.

Penggunaan Exynos 2700 akan dipisahkan berdasarkan wilayah pasar. Di Korea Selatan dan Eropa, varian dasar, Plus, dan Pro akan menggunakan chip buatan Samsung. Sementara itu, perangkat yang dipasarkan di Amerika Serikat, Tiongkok, dan pasar lainnya diperkirakan tetap mengandalkan Snapdragon 8 Elite generasi ke-6 dari Qualcomm. Untuk Galaxy S27 Ultra, Samsung belum memutuskan chipset yang akan digunakan, namun kemungkinan besar akan menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme generasi ke-6, sebagaimana dilakukan pada S26 Ultra.

Exynos 2700 akan diproduksi menggunakan proses manufaktur 2-nanometer generasi kedua, SF2P, yang menawarkan peningkatan kinerja 12 persen, konsumsi daya 25 persen lebih rendah, serta pengurangan luas sirkuit sebesar 8 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Performa CPU Exynos 2600 pada pengujian Geekbench 6 mencatat skor 3.200 untuk single-core dan 11.000 untuk multi-core, menjadi acuan kinerja untuk generasi berikutnya.

Tujuan utama penggunaan Exynos 2700 secara lebih luas adalah mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal dan memperkuat daya saing biaya serta teknologi. Keputusan untuk memasukkan Exynos ke dalam varian Pro dianggap sebagai indikasi peningkatan kepercayaan terhadap kemampuan chipset buatan Samsung. Dengan ini, Samsung berupaya menyeimbangkan ekosistem chipset global sambil memperkuat keunggulan teknis dalam produk unggulannya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya