Samsung Siap Hadirkan S27 Ultra dengan Dua Chipset Berbeda
Galaxy S27 Ultra bakal hadir dengan pilihan chipset Snapdragon atau Exynos tergantung wilayah, menandai kembalinya Exynos ke model flagship setelah sebelumnya ditinggalkan pada generasi sebelumnya.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 07.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 9x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Samsung tengah mempersiapkan Galaxy S27 Ultra dengan strategi penggunaan dua jenis chipset secara berbeda berdasarkan pasar. Rencana ini muncul setelah hasil pengujian internal menunjukkan kinerja Exynos 2700 yang memuaskan, sehingga memicu pertimbangan untuk kembali mengadopsinya pada perangkat flagship. Dalam proses pengembangan, unit Samsung MX dan LSI telah bekerja sama untuk memastikan motherboard yang mendukung chipset Exynos siap diproduksi massal.
Pasar utama seperti Amerika Serikat diperkirakan tetap menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 6, sementara varian untuk Korea Selatan dan Eropa akan mengandalkan Exynos 2700. Strategi ini menyerupai pendekatan yang sebelumnya diterapkan pada generasi Galaxy S27 lainnya, menunjukkan kebijakan diferensiasi regional yang konsisten. Pada seri sebelumnya, Galaxy S22 Ultra menjadi satu-satunya model Ultra yang menggunakan Exynos, sebelum kembali ke Snapdragon pada S23 Ultra.
Exynos 2700 diproduksi dengan teknologi fabrikasi SF2P 2nm milik Samsung, yang diklaim mampu menurunkan konsumsi daya hingga 26 persen dan meningkatkan kecepatan clock hingga 15 persen dibanding generasi sebelumnya. Perubahan ini menjadi alasan utama di balik keputusan Samsung untuk kembali memasukkan chipset buatan sendiri ke dalam perangkat premium.
Di sisi desain, Galaxy S27 Ultra akan mengalami penyesuaian pada modul kamera, meski dimensi keseluruhan tetap mendekati S26 Ultra. Salah satu perubahan signifikan adalah penghapusan kamera telefoto 10MP dengan zoom optik 3x, digantikan oleh kamera telefoto 50MP dengan zoom optik 5x yang mengalami peningkatan kualitas. Kapasitas baterai juga diperkirakan ditingkatkan, meski belum mencapai angka 7.000mAh seperti yang sempat beredar dalam rumor sebelumnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Menteri Perindustrian soroti potensi kendaraan Range Extended Electric Vehicle yang mampu menempuh 65 km per liter BBM dan menjangkau 1.600 km dengan pengisian penuh.
24 Oktober 2026

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

