Kamis, 24 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Sayu Bella Raih Perunggu di Balap Sepeda Gunung

Atlet sepeda mountain bike Indonesia, Sayu Bella Sukma Dewi, meraih medali perunggu dalam nomor cross country wanita di Asian Games 2026, menambah koleksi medali perunggu Indonesia menjadi 15.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
Sayu Bella Raih Perunggu di Balap Sepeda Gunung📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sayu Bella Sukma Dewi berhasil meraih medali perunggu dalam nomor cross country wanita cabang olahraga sepeda mountain bike pada ajang Asian Games 2026. Ia tampil sebagai peringkat ketiga setelah kalah dari dua atlet asal Tiongkok, Zhifan Wu dan Zhagnlan Liang, yang masing-masing meraih emas dan perak. Sayu unggul atas peraih peringkat keempat dari Jepang dan Taiwan, menunjukkan performa konsisten di lintasan berat dan menantang.

Kemenangan ini menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia yang sedang berjuang memperkuat posisi di klasemen peringkat medali. Perunggu dari Sayu merupakan medali perunggu ke-15 yang diraih tim Merah Putih hingga hari ke-10 pertandingan. Sebelumnya, dua medali perunggu lainnya diraih oleh Herlin Aprilin Lali di nomor canoe sprint women's C1 200m dan tim sepak takraw regu putra.

Dengan raihan ini, Indonesia kini menempati posisi ke-23 dalam klasemen medali, mengantongi satu perak dan 15 perunggu. Perak tersebut berasal dari Sumaya di nomor tunggal putri teqbal, sementara sisa perunggu berasal dari berbagai cabang seperti wushu, karate, mixed martial arts, soft tennis, dan angkat besi. Tiongkok tetap kokoh di puncak klasemen dengan 61 emas, 24 perak, dan 10 perunggu, diikuti Jepang, Korea Selatan, Kazakhstan, dan Iran.

Tim Indonesia masih terus berupaya meraih emas pertama dalam ajang tersebut. Setiap prestasi, termasuk perunggu yang diraih Sayu Bella, menjadi bagian penting dari perjalanan kolektif menuju pencapaian lebih tinggi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya