Selamat dari Sambaran Petir: Fakta Medis yang Perlu Diketahui
Hampir 90 persen korban sambaran petir dapat bertahan hidup, asalkan mendapat penanganan medis segera dan tepat.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 15.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 17x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kebanyakan orang mengira tersambar petir berarti hampir pasti meninggal dunia. Namun, data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat menunjukkan bahwa hampir sembilan dari sepuluh korban mampu bertahan hidup. Meski begitu, sekitar sepuluh persen dari mereka mengalami kematian, sebagian besar akibat henti jantung yang terjadi akibat gangguan listrik eksternal terhadap sistem kardiovaskular. Kondisi ini menegaskan bahwa meski berbahaya, sambaran petir bukan berarti tidak bisa dilawan oleh tubuh manusia jika ditangani dengan tepat.
Petir tidak selalu mengalir sepenuhnya melalui tubuh korban. Ada berbagai mekanisme cedera, termasuk sambaran langsung, arus listrik yang melompat dari objek terdekat (side flash), atau arus yang menyebar di permukaan tanah. Dalam beberapa kasus, aliran listrik hanya mengalir di luar tubuh, mengurangi risiko cedera internal. Akibatnya, tingkat kerusakan fisik bisa sangat bervariasi—mulai dari luka bakar ringan hingga kehilangan kesadaran dan gangguan saraf.
Jantung menjadi organ paling rentan terganggu karena sifat listriknya yang sensitif terhadap gangguan kelistrikan eksternal. Bila jantung berhenti berdetak, pertolongan dalam waktu menit sangat menentukan. Di Indonesia, masih banyak masyarakat yang percaya mitos bahwa korban harus ditimbun tanah untuk "menyembuhkan" luka listrik. Anggapan ini salah dan berbahaya, karena justru menghambat tindakan resusitasi jantung paru (RJP) yang krusial. Fakta medis menyatakan bahwa korban petir tidak menyimpan arus listrik dalam tubuh, sehingga aman disentuh dan bisa langsung diberi pertolongan.
Beberapa kasus penyintas di Indonesia menunjukkan bukti nyata bahwa keselamatan masih mungkin terjadi. Pada 2010, 14 orang saat berkemah di Tasikmalaya tersambar petir; dua di antaranya butuh perawatan lanjutan karena gangguan jantung, sementara sisanya pulih setelah penanganan medis. Di Flores Timur pada 2020, dua warga yang berteduh di bawah alat berat terkena sambaran dan sempat tak sadarkan diri, namun akhirnya selamat setelah dirawat di rumah sakit.
Dampak jangka panjang dari tersambar petir juga patut diperhatikan. Banyak penyintas mengalami gangguan neurologis seperti sakit kepala kronis, gangguan konsentrasi, kehilangan ingatan, atau disfungsi keseimbangan. Luka bakar, cedera otot, gangguan pendengaran, dan cedera akibat terjatuh juga sering terjadi. Contoh ekstrem adalah Roy C. Sullivan, penjaga taman nasional yang selamat dari tujuh sambaran petir—yang mencatatkan rekor dunia. Meski demikian, kasus seperti ini bukan jaminan keamanan, melainkan bukti bahwa tubuh manusia memiliki kemampuan adaptasi terhadap trauma listrik ekstrem.
Jika melihat korban tersambar petir, langkah pertama adalah memastikan lokasi aman dari ancaman petir berikutnya. Setelah itu, periksa kesadaran dan pernapasan. Jika korban tidak bernapas atau tidak ada tanda sirkulasi, segera lakukan RJP. Gunakan AED jika tersedia. Jangan menunda tindakan karena mitos atau kepercayaan tradisional. Kunci penyelamatan adalah aksi cepat, berbasis ilmu medis, dan tidak terpengaruh oleh mitos yang tidak berdasar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pria 71 Tahun Dibebaskan Setelah 41 Tahun Tahanan Mati
Douglas Stewart Carter, yang divonis mati karena pembunuhan di Utah 1985, dibebaskan dengan jaminan setelah bukti DNA baru menunjukkan tidak adanya kaitan genetik dengan kejahatan tersebut.
3 Oktober 2026

Pilot India Selamatkan Penumpang Usai Ditikam di Kokpit
Kapten Smit Machchhar, pilot Flydubai, selamatkan lebih dari 170 penumpang setelah ditikam kopilotnya saat penerbangan ke Tel Aviv, lalu memimpin upaya pendaratan darurat di Arab Saudi.
3 Oktober 2026

Empat WNI Bebas dari Penyanderaan Bajak Laut Somalia
Empat warga negara Indonesia yang disandera perompak Somalia selama lebih dari lima bulan berhasil dilepaskan setelah operasi penyerbuan oleh aparat Puntland, dengan satu korban tewas dan lima lainnya luka-luka.
3 Oktober 2026

Israel Periksa Kopilot Flydubai Usai Insiden Bajak Pesawat
Israel berencana menginterogasi kopilot asal Oman yang diduga berusaha membajak pesawat Flydubai saat terbang ke Tel Aviv, sementara penyelidikan bersama dengan UEA sedang berlangsung.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

Sarmuji Ajak Tim Kemenperin Kerja Kolaboratif Tanpa Formalitas Berlebihan
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Suahasil Belum Tetapkan Peran Spesifik Tiga Wamenkeu
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Geo Dipa Tetap di Kemenkeu untuk Dorong Ekosistem Hijau
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA
Sarmuji Resmi Jabat Menperin, Janji Lanjutkan Reformasi Industri
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Inflasi Terkendali, Manufaktur Ekspansi, Neraca Perdagangan Surplus
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Kemenhub Jamin Tiket Pesawat Nataru 2026 Terjangkau
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.49 WITA

Dua Perempuan di Bende Berjuang Melawan Sampah demi Kebersihan Lingkungan
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.49 WITA

Geo Dipa Siapkan Tiga Jalur Pendanaan untuk Ekspansi PLTP
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.48 WITA

