Serangan Phishing Berkedok Zoom dan Docusign Meningkat Pasca Liburan
Kaspersky melaporkan lonjakan serangan phishing yang menyamar sebagai Zoom dan Docusign, menargetkan perusahaan global melalui email berisi tautan mencuri kredensial sejak awal tahun.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 21.03 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kampanye serangan siber berbasis email yang meniru layanan resmi Zoom dan Docusign kembali mewabah pada awal tahun, khususnya dalam periode setelah liburan panjang. Serangan ini menargetkan organisasi di berbagai wilayah dunia, termasuk Timur Tengah, Amerika Latin, Eropa Barat, Rusia, Armenia, dan Azerbaijan. Setiap pesan yang dikirim berpura-pura sebagai komunikasi resmi dari kedua platform tersebut, mengandung tautan berbahaya yang mengarah ke halaman palsu untuk mencuri data login pengguna.
Gelombang pertama menyebar melalui email yang menyamar sebagai pemberitahuan dari Docusign, menggambarkan dokumen yang perlu ditandatangani. Beberapa hari kemudian, gelombang kedua muncul dengan modus baru: email yang mengklaim akun pengguna akan dinonaktifkan jika tidak segera diverifikasi. Kedua bentuk serangan ini mengandalkan taktik phishing dasar, namun tetap efektif karena menggunakan nama merek ternama yang dikenal luas di lingkungan kerja.
Hingga 11 September 2026, lebih dari seribu email phishing telah teridentifikasi sebagai bagian dari kampanye ini. Kaspersky menekankan bahwa keberhasilan serangan tidak hanya disebabkan oleh kecerdikan pelaku, tetapi juga oleh beban tinggi dalam penerimaan email harian yang membuat karyawan mudah terjebak. Bahkan pesan sederhana yang tampak sah bisa lolos dari deteksi jika tidak diawasi secara ketat.
Andrey Kovtun, Manajer Grup Perlindungan Ancaman Email Kaspersky, menegaskan bahwa metode phishing konvensional yang menggunakan merek besar masih menjadi ancaman serius. Ia menyoroti pentingnya sistem keamanan digital yang mampu mendeteksi pola berbahaya tanpa bergantung sepenuhnya pada kesadaran pengguna. “Kesederhanaan taktik ini justru menjadi keunggulan bagi pelaku, karena sering kali tidak menimbulkan kecurigaan,” ujarnya. Menurutnya, solusi keamanan yang memadai seharusnya dapat mengenali dan memblokir ancaman semacam ini secara otomatis.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Masuk Lima Besar Asia untuk Kunjungan Wisatawan 2025
Indonesia menempati posisi kelima sebagai negara di Asia dengan jumlah kunjungan wisatawan asing tertinggi pada 2025, mencatat 15,39 juta kunjungan berdasarkan data BPS.
21 September 2026

Anak Sulung Taipan Vietnam Pimpin VinFast Secara Penuh
Pham Nhat Quan Anh resmi menjabat CEO VinFast, menggantikan peran sebelumnya sebagai chairman, dalam langkah transformasi bisnis yang menekankan fokus pada inovasi dan efisiensi.
21 September 2026

Hyundai Peringatkan AS Soal Ancaman Mobil China Tanpa Tarif
CEO Hyundai memperingatkan Amerika Serikat bisa menghadapi banjir mobil China jika tidak mempertahankan kebijakan proteksi pasar, seiring lonjakan pangsa pasar di Eropa dan Inggris.
21 September 2026

Jejak Kaki T-rex Dewasa Pertama Ditemukan di North Dakota
Temuan jejak kaki T-rex dewasa pertama di dunia, berusia 66,5 juta tahun, mengungkapkan kecepatan dan pola pergerakan dinosaurus raksasa tersebut.
21 September 2026
Berita Lainnya

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

